Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seniman dan Budayawan Adakan Pagelaran Nusantara di Puspem Badung

Bali Tribune / BUDAYA - Kegiatan Temu Budaya Nusantara yang digelar Genta Nusantara dibuka oleh Ketua Widya Sabha Kabupaten Badung, Kamis (2/11).

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Widya Sabha Kabupaten Badung I Wayan Selat Wirata mewakili Kadis Kebudayaan Badung membuka acara Temu Budaya Nusantara di Puspem Badung pada Kamis (2/11).

Temu Budaya Nusantara yang digagas Genta Nusantara III ini mengambil tema “Mencintai Budaya, Memperkuat Jati Diri Bangsa”.

Ada sejumlah kegiatan dan pagelaran Nusantara yang akan digelar. Para pesertanya tercatat ada 11 Provinsi, 1 dari luar negeri, 626 orang seniman, 36 komunitas atau sanggar yang akan mengisi acara Genta Nusantara III.

Selat Wirata disela-sela acara menyatakan bahwa kegiatan ini guna meningkatkan silahturahmi dan menyamakan persepsi serta visi-misi antar sesama seniman dan budayawan.

“Acara ini dihadiri oleh 11 grup kabupaten atau provinsi dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Disebutkan sejumlah seniman yang hadir dalam kegiatan ini meliputi seniman panggung, tari, dalang, dan sejumlah seniman lainnya.

“Temu budaya Nusantara dari seniman-seniman ini dalam menyatukan visi misi kita dalam bersama-sama mencintai kesenian dan budaya nusantara,” kata Selat Wirata.

Pihaknya berharap dengan temu budaya ini akan semakin meningkatkan kecintaan masyarakat khususnya seniman dalam pelestarian seni dan budaya Indonesia.

“Walaupun budaya kita berbeda-beda kita harus mencintai semua. Kita orang Bali juga harus mencintai budaya Jawa begitu juga yang lain,” terangnya.

Selain mengadakan temu budaya Nusantara, Genta Nusantara ini juga akan mengadakan pagelaran di areal Puspem Badung. Pagelaran Nusantara dari persiapan, puncak acara dan penutupan akan dilangsungkan dari tanggal 2-5 November 2023.

Beberapa kegiatan yang digelar yakni, kegiatan pementasan seni budaya, karnaval budaya daerah dan wayang, dialog budaya, pameran UMKM khusus khas dari Jogjakarta dan berkunjung ke desa untuk belajar pada pemimpin (Kepala Desa) yang menjadi pemimpin terutama pada masyarakat multi kultur.

wartawan
ANA
Category

Angkat Sistem Subak, Bupati Sanjaya Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal di Universitas Indonesia

balitribune.co.id | Jakarta – Hadir sebagai narasumber dalam Seminar Nasional "Ketahanan Pangan Sebagai Pilar Pengentasan Kemiskinan Berbasis Kearifan Lokal", Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menegaskan pentingnya penguatan kearifan lokal sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Tjok Surya: HUT PGRI ke-80 Momen Lahirnya Ratusan Guru Berprestasi

balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Klungkung, secara resmi membuka kegiatan Webinar dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-80 Tahun 2025. Mengusung tema "Guru Bermutu Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas", kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas dan inovasi guru di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Disperpa Badung Gelar Sterilisasi dan Vaksinasi Gratis Hewan Penular Rabies, Serangkaian HUT ke-16 Ibu Kota Mangupura

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung menggelar layanan sterilisasi serta vaksinasi gratis bagi Hewan Penular Rabies (HPR) serangkaian peringatan HUT ke-16 Mangupura. Kegiatan berlangsung di klinik hewan Mangupura Vet Care, Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Badung, kawasan Pusat Pemerintahan Badung, pada 22–23 November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Tapel Ogoh-ogoh Mangucita, Melahirkan Kreator Muda Berbakat

balitribune.co.id | Mangupura - Serangkaian HUT Mangupura ke-16 digelar lomba tapel ogoh-ogoh kolaborasi antara Bank BPD Bali dengan Komunitas Jemari berlokasi Lapangan Puspem Badung berlangsung dari tanggal 22-23 November 2025. Menariknya, pada lomba tapel ini, para peserta diminta untuk membuat langsung (on the spot) tapel ogoh-ogoh di lokasi perlombaan. Tujuannya untuk memunculkan undagi mau pun kreator muda berbakat dalam bidang seni ogoh-ogoh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.