Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seniman “Dolar” Meninggal Dunia

I wayan Tarma
I Wayan Tama (Dolar) bersama keluarga.

Bangli, Bali Tribune

Dunia seni Bali kehilangan salah satu bintangnya. I Wayan Tarma (65) atau yang akrab dipanggil Dolar telah berpulang pada Sabtu (9/7) sekitar pukul 04.30 Wita di RSUD Bangli karena penyakit stroke. Meninggalnya pelawak tradisional ini sontak membuat terkejut banyak pihak. Kabar duka pun menyebar viral di media social.

Pantauan Bali Tribune, suasana duka menyelimuti rumah mendiang Dolar di Banjar Sema, Taman Bali, Bangli. Di Depan pintu masuk menuju rumah duka, terpampang karangan bunga ucapan belasungkawa dari Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta. Namun demikian, karena masih suasana hari raya Tumpek Landep, belum tampak kesibukan yang mencolok di rumah duka.

Begitu melihat awak media datang , langsung disapa oleh putra almarhum, Komang Edy Swardana. “Meriki masuk, ring tengah saja ngobrolnya,” kata Swardana. Kepada media, Komang Edy menuturkan, memang sudah sejak lama almarhum divonis menderita penyakit stroke. Kata Edy, awalnya memang tidak ada tanda tanda kalau almarhum terserang stroke. “Kalau untuk penykait kencing manis memang sebelumnya sudah saya ketahui,” ujarnya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk kesembuhan orang tuanya.

Karena sakit yang dideritanya, almarhum Dolar beberapa tahun lalu sempat menjalani rawat inap kurang lebih selama dua bulan di RSUD Bangli. Karena terserang stroke, tangan dan kaki tidak bisa digerakan. “Karena tidak lagi bisa berjalan, mendiang menghabiskan waktunya di atas kursi roda,” sebut Komang Edy. Stroke itu juga menyerang pita suara almarhum.

“Beliau harus diangkat kalau ingin pindah dari kursi roda ke tempat tidur atau untuk urusan MCK,” kata Komang Edy, lebih lanjut. Disinggung upaya pengobatan pasca pasca menjalani rawat inap? Dikatakannya, secara rutin dua kali seminggu sekali Dolar harus melakukan kontrol dan fisioterapy di RSUD Bangli.

Anak pertama dari istri kedua Dolar ini menjelaskan, belakangan ini kondisi sang ayah terus melemah. Puncaknya, Sabtu ( 9/7) sekitar pukul 03.30 wita tiba- tiba penyakit stroke almarhum kambuh. Selanjutnya, Dolar pun dilarikan ke RSUD Bangli oleh sanak keluarganya.

Setelah beberapa jam dirawat, Dolar akhirnya menghadap pada Penciptanya. Ditanya mengenai upacara pengabenan almarhum, Komang Edy mengatakan, dari hasil nunas baos atau menayakan hari baik kepada Ida Pedanda, diputuskan untuk prosesi Nyiramin (memandikan jenazah) pada hari Jumat (15/7) dan prosesi upcara Ngaben hari Sabtu (16/7) nanti.

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Tinjau Pura Luhur Pekiyisan yang Hancur Tertimpa Pohon

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa, meninjau langsung kondisi Pura Luhur Beji Pekiyisan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, yang hancur akibat tertimpa pohon tumbang pada Minggu (17/5/2026). Peninjauan ini difokuskan untuk memantau kerusakan bangunan pura kahyangan jagat tersebut sekaligus memastikan kelancaran persiapan menjelang pujawali pada Hari Raya Kuningan mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Disnaker dan Imigrasi Perketat Pengawasan PMI Ilegal

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bersama Kantor Imigrasi dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) terus memperkuat pengawasan untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan keberangkatan pekerja migran ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.