Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seorang Anggota Polisi Gugur Setelah Jaga TPS di Singaraja

Bali Tribune/Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Ipda Ketut Artawan,di Dusun Gunung Ina,Desa Lokapksa.

balitribune.co.id | Singaraja  – Korban kelelahan menjaga TPS terus bertambah. Kali ini menimpa anggota polisi bernama Ipda Ketut Artawan, Ssos, yang meninggal setelah mengeluh sakit usai menjaga TPS Pemilu 7 April 2019 di wilayah Kecamatan Pekutatan, Jembarana, Rabu (7/4) silam. Ketut Artawan yang sehari-hari berdinas sebagi Panit I Lantas Polsek Pekutatan ini sempat mendapat perawatan medis dirumah sakit sebelum dinyatakan meninggal. Saat ini jenazah mendiang disemayamakan di rumah duka di Dusun Gunung Ina, Desa Lokpaksa, Kecamatan Seririt untuk diperabukan hari ini Jumat (26/4) di setra setempat.

Kabar meninggalnya Ketut Artawan sangat memukul istri almarhum, Anik Sulistiyani (45). Ia mengaku shock tidak menyangka suaminya tersebut secepat itu meninggalkannya. Menurut Anik Sulistiyani, sesaat sebelum almrahum berangkat untuk melakukan pengamanan TPS, sempat mengeluh kurang enak badan. Namun karena tidak mendapat izin, almarhum tetap menjalankan tugasnya menjaga TPS di wilayah Kecamatan Pekutatan yang berjarak cukup jauh dengan tempat tingalnya di Desa Gumrih, Kecamatan Jembrana.

”Sebelum berangkat Pam TPS suaminya mengeluh kurang enak badan. Sempat minta  izin namun ditolak,” tutur Anik Sulistiyani, Kamis (25/4).

Saat berada di tempat tugas, Anik mengaku sempat menghubungi suaminya via handphone dan mengabarkan kondisinya semakin tidak membaik. Namun demi tanggung jawab almrahum memaksakan diri untuk tetap berada ditempat TPS dia ditugaskan. ”Saat itu sore hari saya hubungi almarhum mengabarkan semakin kelelahan dan hanya bisa tergeletak tiduran ditempat pengamanan,” imbuhnya.

Karena sudah tidak kuat, akhirnya almarhum minta izin untuk pulang sekitar pukul 16.00 wita. Sesampai di rumah, menurut Anik, suaminya mengeluhkan kondisinya semakin parah dan sempat dibawa ke UGD Rumah Sakit Bali Med, Jembrana. ”Sesampai di rumah almarhum teriak-teriak mengaku lemas dan tidak kuat. Di rumah sakit sempat dirawat dan tensinya dinyatakan normal termasuk diambil darahnya dan disebutkan ada peningkatan infeksi,” sambungnya.

Menurut Anik, setelah dibawa pulang, almarhum masih belum membaik. Namun pagi harinya masih sempat minta dibuatkan bubur dan nasi Padang. Satu jam usai menyantap nasi Padang, kondisi almarhum makin memburuk, mengigau dan mengeluh kehilangan penglihatan. ”Sempat minta remote tv dan diambilkan Hp untuk memantau perkembangan yang menjadi tanggungnjawabnya, namun dilempar sambil mengeluh penglihatannya gelap,” tuturnya.

Karena semakin parah, keesokan harinya almrahum kemudian dibawa ke rumahnya di Desa Lokapaksa sebelum dirujuk ke RSUD Singaraja. Di rumah sakit milik Pemkab Buleleng itu, almrahum sempat dirawat dua hari sebelum dinyatakan meninggal. ”Di RSUD Singaraja, dua malam dirawat di ruang ICU dan setengah hari di UGD setelah koma dan dinyatakan meninggal pada pukul 15.45 wita,” ucapnya.  

Sementara, menurut Made Wijanarka, adiknya itu pernah memiliki riwayat sakit hepatitis sehingga sangat rentan kambuh saat yang bersangkutan dalam kondisi lelah.”Almarum dulu pernah mengidap hepatitis dan itu rawan kambuh jika kelelahan.Saya menduga hepatitis almarhum kambuh akibat terlalu capek,” ungkap mantan pejabat di Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan-Jateng ini.

Rencananya, jenazah alamrhum akan dilakukan prosesi ngaben hari ini,Jumat ( 26/4) di Setra Desa Pakrman Lokapaksa.”Menurut rencana Kapolres Buleleng bersama Kapolres Jembrana akan hadir pada prosesi ngaben besok (hari ini,red),” tandasnya.

wartawan
Chairil Anwar
Category

Putus Rantai Penularan DBD, Tabanan Gencarkan Gertak PSN Mingguan

balitribune.co.id | Tabanan - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tabanan masih menjadi perhatian serius. Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan pun mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) Mingguan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Respon Keluhan Warga, Wabup Supriatna Tinjau Jalan Rusak di Dusun Perigi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi jalan di wilayah pedesaan. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna turun langsung meninjau akses jalan di Dusun Perigi, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

MatuRUN, 30 Pemedek Lari Spiritual Menuju Pura Besakih

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 30 pelari mengikuti kegiatan MatuRUN, sebuah lari spiritual menuju Pura Besakih dengan jarak tempuh sekitar 33 kilometer. Sembahyang ala pelari ini digagas oleh komunitas Healing On The RUN, merupakan bentuk persembahyangan (tangkil) dengan cara berbeda, yakni berlari sambil berbhakti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali United Gagal Curi Poin

balitribune.co.id I Denpasar - Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung pada laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4/2026) malam.

Pada laga yang dipimpin wasit M Erfan Efendi itu Bali United kalah 2-3 meski tuan rumah Pangeran Biru—julukan Persib Bandung bermain dengan 10 orang pemain menyusul diusirnya Matricardi oleh wasit di menit ke-65 karena akumulasi kartu kuning.

Baca Selengkapnya icon click

Gurihnya Bisnis Kuliner Malam di Denpasar, Untung Melimpah, Pajak Masih Dipertanyakan

balitribune.co.id | Denpasar - Kuliner malam kini jadi sesuatu yang ramai dimanfaatkan sejumlah pengusaha makanan dan minuman. Selain buka lapak lesehan juga rombong kaki lima yang menyewa lapak untuk tempat makan. Terutama di jalur keramain seperti wilayah Teuku Umar, omzet yang diraup dari usaha makan dan minuman dalam semalam mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.