Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seorang PNS di Karangasem Positif saat Dites Urine

TES URINE - Suasana saat tes urine terhadap PNS di lingkungan Pemkab Karangasem, Senin kemarin.

Amlapura, Bali Tribune

Untuk memberantas segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Senin (18/4) melakukan tes urine terhadap 69 jajaran SKPD yang berada di lingkungan Pemkab Karangasem. Tidak hanya ratusan PNS yang dites urine, Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa yang juga Ketua Badan Narkotika Karangasem (BNK) ikut menjalani tes urine bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem.

Test urine ini memang sengaja dirahasiakan hari dan jam pelaksanaannya, sehingga seluruh annggota SKPD yang sedianya hadir untuk rapat rutin di wantilan, tiba-tiba kaget lantaran satu per satu nama mereka dipanggil untuk di test urine.

“Test urine seperti ini sangat penting dilakukan bagi PNS di lingkungan Pemkab Karangasem, mengingat sekarang ini Indonesia termasuk Karangasem masuk dalam darurat narkoba,” tegas Wayan Artha Dipa.

Situsai darurat narkoba seperti sekarang ini mestinya mendapatkan atensi khusus dari berbagai kalangan guna menekan termasuk memutus jaringan peredaran narkoba di Karangasem. Jika tidak, maka generasi muda akan hancur oleh narkoba, dan sebagai pemimpin di pemerintahan pihaknya harus mencontohkan kepada masyarakat untuk menghindari dan melawan bahaya penyalahgunaan narkoba, utamanya di lingkungan keluarga sendiri.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan BNN Bali, Ni Ketut Adilisdiani, kepada wartawan kemarin menjelaskan, memang tes urine tersebut bertujuan untuk pencegahan secara dini terhadap penyalahgunaan narkoba, dan program pencegahan narkoba seperti ini sudah secara rutin dilaksanakan.

 Diakuinya pelaksanaan tes urin ini terhadap jajaran pemerintahan di Bali memang sengaja di lakukan secara mendadak. “Tentu mengambil momen yang pas, contohnya seperti ini saat rapat interen atau pertemuan dan agenda lainnya yang melibatkan orang banyak,” tandasnya.

Dari data yang ada, dari seluruh PNS yang menjalani tes urine, hampir seluruhnya negatif dan hanya ada satu orang yang positif menggunakan obat sejenis narkoba yakni benzodiazepin yang masuk dalam kelompok obat golongan psikotropika, dan PNS bersangkutan mengaku sakit dan masih mengonsumsi jenis obat tersebut.

“Tes urine seperti ini tentu akan terus kami lakukan dan sesuai perintah UU yang diatur, dan tes ini dilakukan ke semua instansi juga lembaga salah satunya DPRD,” cetusnya, sembari mengatakan jika untuk tes urine di DPRD Karangasem pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan ketua dewan dan sudah mengirim surat.

wartawan
habit
Category

Terlibat Hutang, Kandel Mundur dari Anggota DPRD Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah lama tersangkut masalah hutang hingga jarang ngantor, Anggota DPRD Gianyar  I Nyoman Kandel pilih mengundurkan diri. Tidak hanya itu, Kandel juga mundur sebagai Ketua PAC PDIP Gianyar. Surat pengunduran diri ini sudah disampaikan ke DPC PDIP Gianyar pun kini sudah diteruskan ke DPP melalui DPD PDIP Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Pelajar Korban Persekusi, Ditelanjangi dan Dipaksa Onani

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Reskrimum Polda Bali menetapkan tujuh orang tersangka kasus kekerasan seksual atau persekusi terhadap tiga pelajar berinisial AMS (15), KMG (17) dan ERM (17) di depan rumah kontrakan, Jalan Diponegoro Gang Merta Yoga Denpasar, Selasa (18/3) sekitar pukul 01.00 Wita. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Akan Dibentuk Tim Gabungan, Respon Konkret Pemprov Bali Menuju Pariwisata Berkualitas

balitribune.co.id | Denpasar - Saat pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Parlindungan, Selasa (6/5) di Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan akan membentuk tim gabungan guna meminimalisir keberadaan turis bermasalah alias nakal di Pulau Dewata. Tim ini akan melibatkan unsur Kantor Imigrasi, Satpol PP, dan Pecalang.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Badung Dorong Pemberian Insentif untuk Pecalang

balitribune.co.id | Mangupura - Kalangan DPRD Badung mendorong agar pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap pecalang. Salah satunya adalah dengan memberikan insentif kepada para pecalang. Pasalnya, pecalang sebagai pengamanan wilayah Desa Adat di Bali dengan konsep "ngayah" memiliki peranan yang sangat penting. Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Badung  I Made Ponda Wirawan, Rabu (7/5).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.