Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sepi, Agustus Ini Objek Wisata Taman Ayun hanya Dikunjungi 30 Turis

Bali Tribune/SEPI - Objek wisata Taman Ayun, selama Agustus 2020 hanya dikunjungi 30 turis.
Balitribune.co.id | Mangupura - Anjloknya tingkat kunjungan wisatawan ke Bali membuat pemasukan objek wisata di Kabupaten Badung juga seret. Sejumlah objek wisata pun mengaku pendapatannya sampai nihil akibat penutupan objek wisata oleh pemerintah dalam pencegah penyebaran Covid-19.
 
Kini objek wisata dibuka kembali, namun jumlah wisatawan juga  masuk sepi, sehingga pendapatan objek wisata juga belum seberapa.
 
Seperti halnya dengan objek wisata Taman Ayun di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Badung. Objek yang biasanya selalu dipadati pengunjung ini juga dalam beberapa bulan terakhir nampak sepi.
 
Penglingsir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung, Kamis (8/10/2020), mengaku sepinya kunjungan wisatawan ke obyek yang masuk warisan budaya dunia ini terjadi sejak merebaknya Covid-19 di Bali.
 
“Akhir Februari 2020 dengan ditutupnya Taman Ayun tidak ada tamu datang, sudah barang tentu tidak ada pemasukan. Kita buka kembali tanggal 26 Juni 2020, dengan memberikan kelonggaran gratis sampai tanggal 1 Agustus 2020, tapi tamu juga tidak ada,” ujarnya.
 
Gde Agung yang mantan Bupati Badung ini mengaku Taman Ayun selama ini lebih banyak didatangi oleh wisatawan mancanegara. Jadi, dengan tidak stabilnya pariwisata dunia sangat berdampak terhadap jumlah kunjungan ke objek wisata Taman Ayun.
 
“Terus terang segmen pasar kita berbeda, kalau misalnya di tempat lain domestik bahkan orang lokal, kalau di sini orang lokal kan sembahyang. Sedangkan domestik sangat jarang. Jadi memang, mereka umumnya yang datang ke sini adalah turis asing yang mengapresiasi budaya, mengapresiasi sejarah,” kata Gde Agung, sembari menambahkan bahwa Taman Ayun ditetapkan sebagai warisan budaya dunia pada Juli 2012.
 
Lebih lanjut dijelaskan bahwa bila kondisi normal rata-rata setiap hari yang datang ke Taman Ayun 1.000 orang.  Bila ada mengadakan event seperti Barong Festival jumlahnya naik  bisa 2.000 pengunjung per hari. 
 
“Tapi ini setelah kita hitung bulan Agustus 2020 kemarin hanya 30 tamu. Jadi berarti kalau dirata-ratakan per hari 1 tamu,” tegasnya.
 
Untuk memulihkan pariwisata Bali, Gde Agung yang juga anggota DPD RI ini mengaku sangat berharap Pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga aktivitas pariwisata dan perekonomian bisa kembali pulih. 
 
“Kami akan tetap bertahan. Karena di beberapa negara sumber wistawan  saat ini memang masih lokdown dan ada juga yang melarang warganya untuk masuk ke Indonesia. Ini tentu sangat memberatkan kami. Dan kami berharap dan berdoa agar Pandemi ini segera berakhir dan ekonomi kembali pulih,” tukasnya.
 
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kadispar Badung Cok Raka Darmawa juga berharap pandemi Covid-19 segera berakhir dan ekonomi kembali pulih sehingga aktivitas kepariwisataan di Bali utamanya Badung kembali bangkit.
 
Saat ini, Cok Darmawan mengakui memang pariwisata sudah mulai ada pergerakan. Namun belum maksimal. Wisatawan yang datang ke Bali khususnya Badung masih didominasi wisatawan domestik (wisdom).
 
Berdasarkan data Dinas Pariwisata (Dispar) Badung, semenjak 31 Juli 2020 hingga 20 Agustus 2020, tingkat kunjungan wisdom sudah mencapai 53.161 orang. Rata-rata wisdom yang datang berasal dari sejumlah kota besar di Pulau Jawa, diantaranya Jakarta, Bandung, Surabaya.  
wartawan
I Made Darna
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.