Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serahkan PTJSL, PLN Berdayakan Kelompok UMKM Wanita Jembrana

Bali Tribune / TJSL - Bantuan Program PLN Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Jembrana.

balitribune.co.id | NegaraPT PLN (Persero) melalui Program PLN Peduli kembali menyalurkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada 3 Kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Wanita di Kabupaten Jembrana.

Penyerahan Bantuan TJSL berupa pelatihan dan pemberdayaan serta mesin-mesin pendukung produksi berbasis listrik senilai total Rp 105 juta membidik kelompok usaha produksi virgin coconut oil (VCO), kelompok usaha olahan produk perikanan, dan kelompok usaha kerajinan batok kelapa.

Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bali Utara, Agus Yudhistira Sujana, saat menyerahkan bantuan di Wantilan Pura Perancak, Desa Perancak Jembrana, Jumat (8/7), mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat khususnya kelompok UMKM untuk dapat meningkatkan produksinya dalam bersaing di pasar global.

“PLN senantiasa memberikan dukungan kepada kelompok - kelompok UMKM dalam bentuk pemberdayaan sekaligus semakin memasyarakatkan program ‘electrifying lifestyle’ yakni dengan mengajak kelompok usaha ini untuk memanfaatkan teknologi berbasis listrik dalam mengembangkan produksinya,” jelasnya.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba yang turut hadir pada kesempatan ini menyampaikan apresiasinya kepada PLN yang telah memperhatikan Jembrana melalui program PLN Peduli.

"Semoga kedepannya kita bisa bersama memajukan kabupaten Jembrana dengan banyak hal - hal positif melalui sinergi antara BUMN dan Pemerintah Kabupaten Jembrana," katanya.

Tamba berpesan kepada penerima bantuan agar dapat menjaga dan memanfaatkan bantuan yang diberikan agar produktivitas makin tinggi dan kesejahteraan dapat tercapai.

Salah satu perwakilan penerima bantuan TJSL dari Kelompok Kelapa Karya Sejahtera penghasil VCO, Ni Made Yulia Dewi mengucapkan  terima kasih atas bantuan yg diterima dan berharap agar produksi kelompok dapat terus meningkat dan dapat dipasarkan secara luas.

Disamping pemberian bantuan pemberdayaan, dalam kesempatan yang sama PLN turut melaksanakan kegiatan sambungan listrik gratis untuk 257 kepala keluarga di Jembrana.

Dalam kesempatan itu, Perbekel Perancak, I Nyoman Wijana turut mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan dan sambungan listrik kepada masyarakat Jembrana yang membutuhkan listrik.

Dirinya berharap masyarakat dapat semakin tertib dalam menggunakan listrik, dan memnuhi kewajiban setiap bulannya yang bisa dilakukan melalui layanan digitalisasi PLN Mobile yang telah diperkenalkan. 

"Mudah-mudahan bantuan TJSL PLN yang diterima hari ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Jembrana dan bisa membantu meningkatkan perekonomian ekonomi masyarakat," tutupnya.

Melalui kesempatan ini, PLN turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat di Desa Perancak dan Desa Mendoyo Dauh Tukad yang telah menyambut baik era digitalisasi layanan melalui program Desa Semeton PLN Mobile. Kini masyarakat dapat mengakses seluruh layanan kelistrikan makin mudah hanya dalam satu genggaman tanpa perlu ke kantor PLN lagi.

wartawan
ARW
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.