Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serangan Kera Semakin Mengganas Lahan Pertanian Ditelantarkan

Bali Tribune/ Kondisi pohon kelapa yang buahnya habis dimakan kera di wilayah Bajar Pembungan, Desa Jehem, Tembuku.
balitribune.co.id | Bangli - Sempat mereda beberapa bulan, serangan bojog (kera) kini semakin mengganas di Subak  Pembungan, Desa Jehem, Kecamatan, Tembuku. Kini banyak petani memilih menelantarkan  lahan pertaniannya. 
 
“Kini serangan bojog semakin mengganas, selain merusak tanaman padi, kera juga mulai merusak  ladang,” ujar  warga  Dusun Pembungan, Ketut Sujana, Minggu (7/4).
 
Kata Ketut Sujana  serangan bojog memang  sempat mereda pasca dilangsungkanya upacara  di Pura Nyeti, Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan, dua tahun lalu. “Memang setelah dilangsungkan upacara di Pura Nyeti  serangan  bojog sempat mereda, petani bisa kembali menamam padi,” ungkapnya.
 
Lanjut  Ketut  Sujana,  sejak enam  bulan belakangan ini  serangan bojog kembali  muncul dan  semakin mengganas. Tamanan padi  dirusak, begitupula tanaman yang ada di ladang juga tak luput dirusak. “Bahkan kini  kawanan bojog  mulai  masuk ke pekarangan rumah warga, kadang  memakan sisa makanan babi,” ujarnya.  
 
Masuknya kawanan bojog hingga ke pekarangan rumah, membuat  pemilik rumah terutama ibu- ibu dan anak- anak takut sendirian kalau mau ke belakang rumah (teba).
 
Mengganasnya serangan bojog mungkin dikarenakan  makanan  yang ada di bantaran Tukad Melangit sudah habis  dan akhirnya naik  merusak tanaman padi dan  ladang. “Mungkin makanan di bawah habis, kawanan bojog naik  memakan buah  pisang  dan juga menyasar  buah durian di ladang,” kata Ketut Sujana.
 
Serangan bojog mengakibatkan para petani enggan menamam padi dan lebih memilih mentelantarkan lahannya. “Lahan seluas 85 are yang dulunya saya tanami padi kini  menganggur. Toh  kalau ditanami padi  juga tidak akan menghasilkan,” keluhnya.
 
Kawan kera (bojog)  yang ada di  kawasan Tukad Melangit jumlahnya ribuan yang terbagi menjadi tiga kelompok, yakni Tunggak Alas, Dieng, Campuhan dan Tukad Melangit. Terkait serangan bojog dia berharap instansi terkait  mencarikan solusi untuk menanganginya. “Kalau dulu petani di sini bisa menjual beras dan kalau sekarang justru membeli beras,” sebut Ketut Sujana.
 
Hal senada juga diungkapkan Dewa Suyadnya, serangan bojog menghabiskan buah kelapa miliknya. Menurutnya kawanan bojog cukup pintar, bojog baru naik  tatkala sepi,” Dari  puluhan pohon kelapa miliknya, hanya sepertiga pohon buahnya bisa dipetik, yang lain buahnya habis dimakan bojog,” jelasnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Edukasi Siswa, BNNK Gianyar Gandeng Seniman Bondres

balitribune.co.id I Gianyar - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gianyar menghadirkan program Bondres Bersinar sebagai media edukasi bahaya narkoba bagi peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Gianyar, Rabu (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pascawarga Digigit Anjing Rabies, Dinas PKP Lakukan Vaksinasi

balitribune.co.id I Bangli - Pascatiga warga yang salah satunya wisatawan asal Cina menjadi korban gigitan anjing positif rabies pada Senin (13/7/2026), Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli turun melakukan vaksinasi dan eliminasi  secara selektif pada Rabu (15/7/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Salahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Singaraja Deportasi Tiga Warga Asing

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran keimigrasian dengan mendeportasi tiga warga negara asing (WNA) yang diduga menyalahgunakan izin tinggal selama berada di Indonesia. Ketiganya masing-masing berinisial AKG (48) asal India, RN (44) asal Singapura, dan ST (34) asal Tiongkok.

Baca Selengkapnya icon click

Pasca Insiden Penganiayaan, Polres Klungkung Kumpulkan Warga Sumba

balitribune.co.id I Semarapura - Kasat Samapta Polres Klungkung AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H., M.H. bersama Kapolsek Klungkung Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H. melaksanakan patroli dialogis dengan para buruh bawang yang berasal dari Indonesia Timur, khususnya dari Pulau Sumba, di wilayah Kabupaten Klungkung, Rabu (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.