Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serangkaian Ngaben Bersama, Warga Br. Jelantik Kuribatu Gelar Ritual Ngerorasin

Puluhan warga Br.Jelantik Kuribatu Klungkung sambil menjunjung sekah (arwah yang sudah disucikan,red) berjalan ke lokasi upakara serangkaian pelaksanaan ritual ngerorasin, Minggu (19/8) kemarin.

BALI TRIBUNE - Rangkaian prosesi ngaben bersama di Banjar Pakraman Kuribatu Desa Tojan Klungkung berlangsung sejak, Selasa (7/8) lalu. Selanjutnya, Minggu (19/8) kemarin dilangsungkan ritual ngerorasin yang dipuput Ida Perande Istri Padmi asal Gria Satria Klungkung. Disela-sela kegiatan, salah seorang panitia ngaben bersama di Br.Jelantik Kuribatu, Jro Mangku Made  Sumerta menjelaskan, ritual ngerorasin memiliki makna, pemanggilan roh yang telah disucikan melalui prosesi ngaben untuk dihaturkan persembahan. Dia menyebutkan, pada prosesi dimaksud, peserta ngaben berjumlah 28 sawa divisualisasikan melalui sebuah sarana yang disebut Sekah Puspa. Selanjutnya, seluruh Sekah Puspa dibuatkan sebuah singgasana yang oleh masyarakat setempat disebut petak dalam hal ini berlokasi di Balai Banjar Kuribatu. “Rangkaian ritual ini mempergunakan kurban berupa seekor kerbau yang setelah diupakarai oleh Ida Peranda diarak mengelilingi petak,” kata Jro Mangku Sumerta. Lanjut Jro Mangku Sumerta, rangkaian ritual dimaksud berlangsung hingga malam hari dengan pementasan Topeng Sidhakarya sebagai simbol seluruh rangkaian telah berakhir dan berjalan dengan sukses. Untuk prosesi berikutnya ungkap Jro Mangku Sumerta, dilanjutkan dengan ritual meajar-ajar yakni, mengantar roh yang telah disucikan melalui ritual ngaben guna melakukan kunjungan ke sejumlah Pura. Menurut jadwal, ritual meajar-ajar akan dilaksanakan selama 3 hari yakni, Rabu (22/8) dengan tujuan Pura Goa Lawah, Kamis (23/8) dengan tujuan Pura Lempuyang Luhur Karangasem dan Jumat (24/8) dengan tujuan Pura Ulun Danu Batur Kintamani. Seluruh rangkaian ngaben bersama di Banjar Kuribatu ini ditutup dengan ritual menstanakan roh leluhur yang telah disucikan di masing-masing merajan (Pura keluarga,red) “Selanjutnya, sebagai puncak upakara dari seluruh rangkaian Upakara Pengabenan massal ,Ngeroras serta Nuntun ini dilaksanakan upakara Ngentegang Dewa Hyang dimasing-masing Sanggah rong dua yang ada dimasing-masing rumah yang sebelumnya melakukan upakara pengabenan,” tutup Jro Mangku Sumerta yang kesehariannya adalah, Pemangku di Pura Manik Bingin Jelantik Kuribatu.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II Tahun 2026, Dorong Pelestarian Seni Budaya dan Penguatan Potensi Lokal

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6/2026) malam. Pembukaan festival ditandai dengan prosesi nepak punggelan Barong Ket oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), di Hotel Made Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih Festival 2026 Padukan Olahraga Lari dan Budaya Tani

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen DTW Jatiluwih meluncurkan strategi promosi unik dengan mengolaborasikan aktivitas pertanian, keindahan alam, serta olahraga lari dalam ajang Bali Tourism Run pada 20-21 Juni 2026 mendatang.

Event perdana ini merupakan bagian dari Jatiluwih Festival 2026 yang untuk pertama kalinya resmi masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Polda Bali Cek Harga Pangan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, masyarakat Bali kini bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Momentum keagamaan yang sarat makna ini biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting), mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.