Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Setelah Tangkil ke Pedanda Wayahan Bun, AWK Akan Minta Maaf Secara Terbuka

Bali Tribune / Ida Pedanda Wayahan Bun

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah tangkil ke Ida Pedanda Wayahan Bun di Griya Sanur, Pejeng, Minggu (8/11), anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) akhirnya bersedia meminta maaf kepada masyarakat Bali secara terbuka. Tak hanya itu, Ida Pedanda Wayahan Bun juga meminta AWK melaksanakan Upacara Guru Piduka di beberapa pura yang ia sebut pada video yang menimbulkan kontroversial  tersebut.

Ida Pedanda Wayahan Bun saat ditemui Bali Tribune, Senin (9/11) mengungkapkan, bahwa AWK memang sering nangkil ke Griya Sanur baik dalam rangka upacara maupun nunas  / mohon pertimbangan spiritual.  Kali ini, AWK memang datang terkait kegaduhan yang terjadi ditengah masyarakat Bali setelah tersebarnya potongan video AWK. “Saat di Griya ini ada Upacara, AWK juga selalu hadir,” ungkapnya.

Terkait potongan video AWK yang viral dan menimbulkan banyak masyarakat Bali maupun tokoh Brahmana yang emosi, Ida Pedanda juga menyayangkan. Seorang brahmana seyogyanya tidak menanggapi dengan emosi potongan video tersebut. Kalaupuan ditanggapi, harus secara brahmana pula, bukan dengan cara-cara yang kurang baik. “seorang Brahmana itu kan tidak suka dipuji. Demikian juga jika dihina tidak akan duka," wejangnya.

Dijelaskan kebesaran seorang Brahmana bukan balas dendam tapi pengampunan dan memberi maaf. Banyak waktu itu tokoh Brahmana emosi, tetapi atas adanya kisruh tersebut Ida Pedanda merasa bersyukur, karena masalah ini bisa sebagai introspeksi diri. "Kehadiran AWK ke Griya ya terkait kegaduhan masyarakat Bali. Makanya untuk di Bali secara nyata, ratu Pedanda arahkan agar AWK segera minta maaf kepada umat secara terbuka. Kemudian menghaturkan guru piduka kepada Ida Bhatara yang ia sebut di dalam video sesegera mungkin. AWK pun bersedia menggelar upcara itu," ungkap Ida Pedanda yang mantan Dosen Fakultsa Sastra, Unud ini. 

Mengenai pukulan yang diterima AWK dari pendemo beberapa waktu lalu, Bagi Ida Pedanda Wayahan Bun juga patut disyukuri. Karena pukulan itu adalah sebuah  peringatan agar AWK jangan hanya mengeluh. Karena  pemimpin tangguh memang harus banyak dapat tamparan. Tamparan atau pukulan seperti itu tidak ada artinya. "Tamparan itu jika dipahami secara spirit, justru akan membuat  orang itu semakin  tangguh dan cepat mendewasakan diri sendiri" pungkasnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.