Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Setelah Wisatawan China Sepi ke Nusa Penida, Warga Banting Setir Tanam Rumput Laut

Bali Tribune/ TANAM - Warga mulai menanam kembali rumput laut di kawasan Nusa Penida dan Lembongan.
balitribune.co.id | Semarapura - Wabah virus Corona mengubah wajah pariwisata Nusa Penida, Klungkung dalam dua pekan terakhir. Bila sebelumnya geliat pariwisata sangat bergairah, kini melemah setelah tak ada lagi wisatawan Tiongkok yang datang.
 
Dampak lesunya aktivitas pariwisata sangat dirasakan masyarakat di Desa Lembongan, Nusa Penida. Warung-warung warga lokal di sekitar destinasi Devil Tears sudah sepi pembeli. Demikian juga dengan pengusaha jasa transportasi yang selama ini melayani wisatawan dari dan ke Nusa Penida.
 
Menyikapi kondisi ini Perbekel Desa Lembongan I Ketut Gede Arjaya langsung mengambil langkah antisipatif. Dirinya meminta masyarakat bijaksana menanggapi kondisi ini, dengan mencoba beralih ke sektor lainnya. Misalnya, kembali menekuni budidaya rumput laut, yang sejak dahulu dilakoni masyarakat di Lembongan.
 
"Kebijakan penutupan penerbangan ke Tiongkok karena virus Corona ini, sangat berpengaruh ke kunjungan wisatawan ke Lembongan. Selama ini kan wisatawan Tiongkok paling mendominasi ke Lembongan," ujar Perbekel Lembongan I Ketut Gede Arjaya, Kamis (6/2/2020).
 
Sepinya kunjungan wisatawan khususnya Tiongkok, sudah dirasakan sejak awal bulan Februari lalu.  Jika biasanya Nusa Penida selalu dipadati wisman Tiongkok, saat ini justru lenggang. Pemilik warung di sekitar destinasi Devil Tears dan pengusaha jasa transportasi mulai mengeluhkan tamu sepi. 
 
"Pengaruhnya sangat terasa, terutama bagi warga kami yang berdagang di sekitar destinasi wisata dan pengusaha angkutan transportasi baik laut maupun darat. Dampaknya cukup terasa ke penghasilan sehari-hari warga," ungkapnya.
 
Masyarakat Lembongan yang selama ini mengandalkan pariwisata, hanya bisa menunggu virus Corona bisa dikendalikan dan kunjungan wisatawan kembali normal. Namun Arjaya juga meminta masyarakatnya untuk bijak menyikapi kondisi ini.
 
 
"Seperti yang dikatakan Bupati Suwirta, saat Lembongan ramai warga harus ingat saat kondisi sepi. Kondisi ini bisa jadi pembelajaran bagi masyarakat, agar tidak semata-mata mengandalkan sektor pariwisata saja," beber Ketut Gede Arjaya.
 
Menurutnya masih ada sektor unggulan lain yang dapat ditekuni masyarakat, saat kondisi pariwisata lesu seperti saat ini. Misalnya, budidaya rumput laut yang dahulu ditekuni sebagian besar masyarakat di Lembongan, dan sempat hilang pasca berkembangnya pariwisata.
 
"Ini bisa jadi pembelajaran bagi masyarakat, agar tidak bertumpu pada satu sektor. Selain pariwisata, kami di Nusa Lembongan masih memiliki sektor lainnya yang dapat dikembangkan dan ditekuni oleh masyarakat lokal," pungkasnya. sug
 
wartawan
Ketut Sugiana

Desa Adat Denpasar Perkuat Penanganan Sampah Berbasis Sumber

balitribune.co.id I Denpasar - Komitmen penanganan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar terus mendapat dukungan luas. Kali ini, Desa Adat Denpasar menyatakan kesiapannya mendukung pengolahan sampah organik secara mandiri. 

Hal tersebut ditegaskan Bendesa Adat Denpasar, I Gusti Ngurah Alit Wirakesuma, di hadapan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat sosialisasi di Wantilan Setra Agung Badung, Minggu (19/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kabel Sanur Resmi di Bawah Tanah

balitribune.co.id I Denpasar - Proyek fisik Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, resmi rampung 100 persen pada Senin (20/4/2026). Saat ini, Pemerintah Kota Denpasar tengah menunggu tuntasnya Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait tarif yang ditargetkan rampung awal Mei 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.