Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Setiap Rupiah yang Digunakan Itu Uang Rakyat

PON
BENDERA – Gubernur Made Mangku Pastika menyerahkan bendera kepada Ketum KONI Bali Ketut Suwandi saat pelepasan kontingen Bali ke ajang PON XIX/2016 Jawa Barat, Jumat (2/9).

Denpasar, Bali Tribune

Gubernur Made Mangku Pastika mengingatkan bahwa setiap rupiah yang digunakan atlet dalam mengikuti PON XIX/2016 Jawa Barat merupakan uang rakyat, dan harus dipertanggung jawabkan. Gubernur mengatakan hal itu saat melepas kontingen Bali ke ajang PON XIX, di Lapangan Kantor Gubernur Bali, Jumat (2/9).

“Hampir Rp40 miliar dana dialokasikan untuk kegiatan PON, semua itu adalah uang rakyat, termasuk rakyat Bali. Karenanya kalian harus bertanggung jawab menggunakan uang itu dengan meraih prestasi. Tunjukkan bahwa kalian bisa berprestasi di PON nanti,” ucap orang nomor satu di Bali ini.

Pastika juga minta kepada atlet Bali yang berlaga di PON Jabar nanti agar pula tidak mengecewakan rakyat Bali. Caranya, dengan bersungguh-sungguh berjuang menjadi yang terbaik di ajang empat tahunan itu. Dengan demikian dukungan rakyat Bali tidak sia-sia.

“Ingat, jangan main-main, kalau kalian tidak bersungguh-sungguh, padahal dana yang digunakan adalah uang rakyat, dosa besar kalian. Raihlah prestrasi terbaik, karena kalian ke sana (PON Jabar) tidak jalan-jalan,” pinta Pastika lagi.

Pada PON XIX/2016 Jawa Barat, 17-29 September Bali meloloskan 362 atlet. Jika ditambah pelatih, manajer dan ofisial kontingen Bali mencapai sekitar 500 orang. Jumlah ini sangat besar dibanding PON XVIII/2012 Riau yang hanya mengirim 180-an atlet.

Gubernur Pastika mengatakan, prestasi Bali di event olahraga empat tahunan itu selalu meningkat. “PON Kaltim tahun 2008 Bali berhasil menduduki peringkat sembilan dari 33 provinsi. Prestasi ini mampu dipertahankan pada PON Riau tahun 2012, dan untuk tahun ini saya minta supaya prestasi itu ditingkatkan, karena potensi untuk itu ada,” ucap Gubernur Pastika.

Pastika optimistis atlet Bali mampu merealisasikan apa yang ditargetkan, yakni minimal berada di peringkat yang sama (sembilan) pada PON nanti. Pihaknya juga siap memberikan bonus bagi atlet peraih medali.

Dikatakannya, PON merupakan ajang olahraga skala nasional dan merupakan kebanggaan sekaligus gengsi satu daerah, sehingga harus menorehkan prestasi di ajang itu. Karena itu Gubernur Pastika minta pula agar prestasi olahraga Bali tidak kalah dari daerah lain.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

9 Pelanggar Perda Disidang, PKL dan Pembuang Sampah Kena Denda

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menggelar sidang tindak pidana ringan (Tipiring) terhadap sembilan pelanggar Peraturan Daerah (Perda) di Kantor Camat Kuta, Senin (11/5/2026).

Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, mayoritas pelanggar yang disidangkan merupakan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar.

Baca Selengkapnya icon click

Kunjungan Wisatawan ke Badung Naik, Adi Arnawa Warning Ancaman Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - Lonjakan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung di awal 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Di tengah tren positif pariwisata, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa justru mewanti-wanti ancaman sampah yang dinilai bisa merusak citra destinasi wisata Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri acara pengukuhan pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi. Kegiatan ini merupakan langkah resmi jajaran Pengurus Badung Peduli dalam memperluas jangkauan gerakan sosial di wilayah Kecamatan Mengwi. Acara ini berlangsung di Wisata Kuliner Payuk Jakan, Jl.

Baca Selengkapnya icon click

Tips Kelola Sampah ala Ketut Widastra: Jangan Persulit Diri, Mulai dari Rumah

balitribune.co.id | Tabanan - Penerapan Surat Edaran (SE) Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Tabanan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari warga Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, I Ketut Widastra, yang menilai pengelolaan sampah harus dimulai dari perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.