Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Si Jago Merah Hanguskan 5 Rumdis TNI AD di Asrama Sudirman

Bali Tribune/ Petugas saat berjibaku memadamkan api yang melalap sedikitnya lima rumah dinas TNI AD di Asrama Sudirman Denpasar.
Balitribune.co.id | Denpasar - Sedikitnya 5 unit bangunan rumah dinas (Rumdis) TNI AD di Asrama Sudirman, tepatnya di Jalan RSAD, RT VII Asrama Sudirman, Denpasar hangus dilalap si jago merah, akhir pekan lalu. Dugaan sementara, munculnya si jago merah ini akibat korsleting listrik.
 
Kejadian ini tidak menelan korban jiwa. "Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.35 Wita, tidak ada korban jiwa," jelas Kapendam di sela mendampingi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya, MA, saat mengecek ke lokasi kebakaran.
 
Turut mendampingi Kasdam, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, SH, Danpomdam IX/Udayana Kolonel Cpm Tugino, SSos, SH, MM, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf Puguh Binawanto, Dandenmadam serta Dandeninteldam IX/Udayana.
 
Menurut beberapa saksi mata di sekitar lokasi, sumber api dan kepulan asap tebal berasal dari Rumdis No.38 milik I Nengah Sedana. Selanjutnya menjalar dan juga menghanguskan 4 rumah tetangga lainnya masing-masing, No.40, 42, 44, dan 46.
 
"Untuk kerugian harta benda masih dilakukan pengecekan secara intensif, yang pasti terdapat satu unit kendaraan roda 4 dan satu unit sepada motor tidak sempat diamankan dan ikut terbakar," jelas Kapendam.
 
Kobaran api dapat dipadamkan sekitar pukul 14.06 Wita, setelah petugas mengerahkan 4 unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) dari BPBD Kota Denpasar, BPBD Kabupaten Badung, dan 1 unit Water Canon dari Dalmas Polda Bali.
 
Hingga Minggu (28/6) siang, selain menjadi tontonan warga sekitar, para pemilik Rumdis yang terbakar dibantu para tetangga juga tampak sibuk mencari barang yang masih bisa dipergunakan. “Saat ini di lokasi kejadian telah dipasang garis polisi dan dijaga beberapa petugas untuk selanjutnya akan dilakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut,” kata Kapendam.
 
Menurut keterangan istri Nengah Sedana, saat kejadian,  dirinya hendak mandi namun karena listrik padam, ia segera keluar rumah untuk mengecek sekring listrik yang ada di depan rumah. Saat itu pula ia mendengar teriakan dari warga tetangga asrama bahwa ada kepulan asap di atas rumahnya, sehingga kembali ke dalam rumah untuk mengecek asal asap dan api tersebut.
 
“Saat masuk ke dalam ruangan tengah, api dan asap terlihat dari atap plafon yang terbakar berjatuhan ke lantai, karena atap plafon tersebut terbuat dari anyaman bambu,” katanya.
 
Atas peristiwa tersebut, Kapendam mengimbau masyarakat selalu berhati-hati dan waspada terhadap kondisi tempat tinggal masing-masing.
wartawan
Djoko Moeljono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.