Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siaga Bencana, PLN UID Bali Siap Lakukan Mitigasi

Bali Tribune / PLN siaga bencana.

balitribune.co.id | Denpasar - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali telah menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan adanya bencana alam atau mengantisipasi cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah Bali dan sekitarnya,

General Manager PLN UID Bali, Adi Priyanto, menjelaskan pihaknya telah melakukan mitigasi apabila terjadi bencana alam khususnya di daerah yang rawan longsong dan banjir, atau pohon tumbang serta rawan petir. Tujuannya adalah untuk mengetahui upaya – upaya yang akan dilakukan dalam rangka pencegahan serta pemulihan jika jaringan PLN terdampak cuaca ekstrim hingga bencana alam.

“Saat ini kami secara intens melakukan pemantauan kondisi sub – system Bali dan Tiga Nusa serta pemantauan kondisi cuaca harian dari BMKG, ini dilakukan untuk melatih kesiapan personil mengantisipasi adanya cuaca ekstrim, sehingga seluruh personil siap siaga,” ujar General Manager PLN UID Bali Adi Priyanto, Senin (18/1).

Adi menambahkan PLN telah memetakan seluruh personil dan material serta menyiapkan posko – posko siaga sebanyak 51 lokasi, dan 7 unit Uninteruptible Power Supplay (UPS), 26 Unit Unit Gardu Bergerak (UGB) serta 16 unit genset sebagai cadangan suplai pasokan listrik.

Suplai listrik saat ini ditopang dengan kapasitas daya mampu pembangkit sebesar 1.243,30 MW, sementara beban puncak sebesar 980,89 MW, sehingga sub system Bali memiliki cadangan daya atau reserved margin sebesar 262,41 MW atau 21%.

“Untuk pasokan listrik saat ini dalam kondisi aman, yang perlu mendapat perhatian khusus adalah jaringan, sehingga tim perabasan pohon juga telah kami kerahkan untuk merabas dahan – dahan pohon yang mendekat ke jaringan kami,” ungkapnya

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan perabasan pohon sendiri, selain itu Adi juga menginformasikan kepada masyarakat apabila terjadi kondisi darurat seperti banjir besar, pemadaman di rumah – rumah warga yang terendam banjir tidak terhindarkan. Hal yang harus dilakukan masyarakat saat banjir untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik, yakni matikan Meter Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter, dan cabut seluruh peralatan listrik yang masih tertancap pada stop kontak dan tempatkan alat – alat elektronik di tempat yang lebih tinggi.

Terakhir, Adi menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengaduan listrik seperti gangguan ataupun jika melihat pohon yang mulai mendekat ke jaringan melalui aplikasi New PLN Mobile atau PLN 123.

wartawan
Arief Wibisono
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.