Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siaga Darurat Dicabut, Asap Kembali Mengepul di TPA Sente

Bali Tribune/ SEMPROT - Petugas semprotkan air untuk usir asap yang kembali mengepul.


Balitribune.co.id | Semarapura - Asap pekat kembali muncul dari tumpukan sampah di TPA Sente, Rabu (6/2/2024) pagi. Padahal status siaga darurat penanganan kebakaran TPA Sente telah dicabut, Sabtu (3/2/2023).

Mengantisipasi api kembali berkobar, petugas pemadam kebakaran hingga BPBD Klungkung kembali melakukan penanganan kebakaran dengan menyemprot gunungan sampah. "Penanganan kembali kami lakukan, karena muncul asap pekat dari tumpukan sampah di TPA Sente. Mengantisipasi kembali terjadinya kebakaran di TPA, kami lakukan penanganan," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada, Rabu (7/2/2024).

I Putu Widiada mengatakan, asap kembali muncul dari sisi utara dan sebagian sisi timur TPA Sente. Alat berat dikerahkan untuk mengurai sampah agar gas metana bisa keluar. Sembari tetap mengguyur sampah dengan air. "Pasca pencabutan status siaga darurat, upaya pendinginan belum maksimal dilakukan. Sehingga masih muncul sisa-sisa kebakaran. Tapi kami berupaya segera, agar api tidak kembali membesar," jelas Widiada.

Sebelumnya, TPA Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan sudah terbakar sejak Selasa (23/1/2024). Dampak luas dari kebakaran sampah ini, membuat Pj Bupati Klungkung Nyoman Jendrika memutuskan status siaga darurat. Upaya pemadaman dilakukan selama 11 hari, sampai status siaga darurat dicabut. Selama status siaga darurat, penganggaran penanganan kebakaran TPA Sente dapat dilakukan dengan belanja tidak terduga (BTT)

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Klungkung, I Dewa Putu Griawan mengatakan, tahun Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk Belanja Tidak Terduga (BTT). “Jumlah anggaran BTT yang digeser ke Perangkat Daerah untuk penanganan kebakaran TPA Sente sebesar Rp 457 juta lebih,” ungkap Griawan.

wartawan
SUG
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.