Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siapkan SDM Kemanusiaan, Ratusan PMR Ikuti Jumbara

Bali Tribune / PMR - Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna berharap PMR bisa menjadi relawan masa depan PMI yang siap mengabdi untuk kemanusiaan.

balitribune.co.id | NegaraIndonesia memiliki kerawanan bencana yang tinggi. Berbagai upaya dilakukan untuk mengembangkan potensi generasi muda di dunia kemanusiaan. Termasuk juga di Jembrana. Seperti yang dilakukan oleh ratusan siswa di Jembrana yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR). Salah satunya melalui Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara).

Ratusan PMR di Kabupaten Jembrana selama tiga hari berkumpul untuk mengikuti Jumbara. . Para siswa yang berasal dari puluhan sekolah ini beraktifitas untuk saling berbagi, evaluasi, meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam suasana gembira, bersahabat dan partisipatif. Jumbara tahun ini merupakan yang kelimabelas kalinya telah digelar PMI Kabupaten Jembrana. Jumbara menjadi salah satu bentuk kegiatan pembinaan yang juga merupakan ajang pertemuan Anggota PMR.

Jumbara kali ini akan digelar selama tiga hari yakni mulai Selasa (4/6) hingga Jumat (7/5) di Lapangan Desa Baluk, Kec. Negara. Ketua Panitia Jumbara PMR-PMI Kabupaten Jembrana Eka Putra Negara mengatakan pihaknya melibatkan Unit MPR Mula (SD), PMR Madya (SMP/MTS) dan PMR Wira (SMA/SMK/MAN) se-Kabupaten Jembrana. “Jumbara tahun 2024 ini diikuti lebih dari 800 orang peserta yang berasal dari 37 kontingen PMR Unit Mula, Madya dan Wira,” ungkap Pengurus PMI Kabupaten Jembrana ini.

Selain Anggota dan Pembina PMR, seluruh komponen PMI baik Pengurus, Staf maupun Fasilitator serta lebih 35 orang juri baik dari Kabupaten Jembrana maupun luar Kabupaten dilibatkan secara aktif dalam rangkaian event tahunan ini. Menurutnya event ini menjadi evaluasi terhadap pembinaan PMR di Kabupaten Jembrana, “Selama pelaksanaan Jumbara, satu sama lain saling mengisi dan memberikan gambaran secara komprehensif terkait proses pembinaan PMR sesuai siklus Manajemen PMR,” ujarnya.

Dengan mengusung tema tangkas-tanggap-tangguh, pihaknya berharapa melalui pembinaan PMR akan wujudkan generasi remaja yang tangkas menguasai keterampilan kepalangmerahan, tanggap terhadap isu kemanusiaan di sekitarnya dan Tangguh dalam menghadapi perubahan iklim dan ancaman bencana di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat, “Nantinya mereka bisa memiliki ketulusan hati untuk bergerak di bidang kemanusiaan dan memanfaatkan kemampuan yang dimilikinya,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna mengapresiasi pelaksanaan Jumbara PMR yang rutin digelar di Kabupaten Jembrana. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena anak muda harus dikader sejak dini untuk peka dan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi untuk menolong sesama. Terutama dalam kondisi kedaruratan," ujarnya. Terlebih menurut Ketua Pengurus PMI Kabupaten Jembrana ini Indonesia adalah negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi.

Dikatakannya berbagai kerawanan mulai dari gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, banjir, tanah longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan ada di wilayah negara di Indonesia. Bahkan menurutnya Indonesia menduduki peringkat pertama dalam paparan terhadap penduduk atau jumlah manusia yang menjadi korban meninggal akibat bencana alam. Untuk meminimalisir terjadinya korban dari dampak bencana, menurutnya memang sangat diperlukan dilakukan upaya kesiapsiagaan bencana yang komprehensif. 

PMR dan Jumbara ini menurutnya menjadi salah satu langkah menyiapkan potensi SDM kemanusiaan, "Saya berharap segenap Anggota PMR dapat meningkatkan kemampuan dalam mengaplikasikan Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan kerjasama internal dan eksternal dengan berjumpa menyamakan persepsi antara pembina, fasilitator, pelatih, dan anggota PMR dalam pembinaan PMR dengan pendekatan pendidikan karakter," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Pansus TRAP Bongkar Proyek Bermasalah di Nusa Penida, Dari Lift Kaca hingga Bungee Jumping

balitribune.co.id | Nusa Penida - Proyek ambisius pembangunan lift kaca setinggi 180 meter di tebing ikonik Pantai Kelingking, Nusa Penida, resmi dihentikan sementara. Langkah tegas itu diambil usai Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek, Jumat (31/10).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Didanai Investor Tiongkok, Proyek Lift Pantai Klingking Miliki Izin Lengkap dari Pusat

balitribune.co.id | Nusa Penida - Proyek lift kaca di kawasan wisata Pantai Klingking, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung ramai menuai komentar baik yang pro maupun yang kontra. Meski banyak yang mengkritik, karena dikhawatirkan merusak keindahan alam, tetapi proyek yang digadang-gadang menelan biaya Rp200 miliar dan didanai investor asing Tiongkok tersebut rupanya telah mengantongi izin dari pusat.

Baca Selengkapnya icon click

Hadir dengan Penyegaran Terbaru, New Honda Genio Makin Bergaya Retro dan Fashionable

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penyegaran pada New Honda Genio dengan menghadirkan kombinasi warna dan striping baru yang semakin memperkuat gaya retro dan fashionable. Tampilan baru ini merepresentasikan gaya hidup kekinian bagi anak muda yang ingin tampil beda, tetap praktis, dan nyaman dalam berkendara. Hal ini merefleksikan karakter generasi muda yang ekspresif dan percaya diri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Buka Pelatihan URBANSAR, 44 Personel Damkar Karangasem Ditempa Basarnas

balitribune.co.id | Amlapura - Berdiri di kaki Gunung Agung, Karangasem sadar, keindahan datang bersama risiko. Saat bencana datang, harapan terakhir warga ada di tangan aparatur daerah. ​Untuk itu, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), menantang langsung nyali pasukan 'Tim Api Gumi Lahar'.

Baca Selengkapnya icon click

G***k Sang Mandor, Tiga Buruh ini Ngaku Sakit Hati

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam hitungan empat hari, sejak penemuan Mayat I Wayan  Sedhana (54) dalam kondisi Leher nyaris putus terg***k, pelakunya akhirnya terungkap. Yakni tiga buruh bangunan yang dipekerjakan oleh korban. Ketiga pelaku ditangkap di perbatasan Jember -Banyuwangi saat berupaya melarikan diri. Mereka membunuh sang mandor karena merasa Sakit hati sering diomelin dan kadang ditampar saat bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.