balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali yang berlokasi di kawasan Legian, Badung, pada Minggu (31/5/2026) untuk merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570. Prosesi ibadah berlangsung khidmat, diawali dengan penyalaan Pelita Waisak dan dilanjutkan dengan upacara pemandian Bodhisatva Rupang.
Menariknya, vihara ini tidak hanya dipadati oleh warga lokal. Banyak wisatawan yang sedang berlibur di Bali turut memanfaatkan momen ini untuk beribadah bersama keluarga mereka.
"Kami sedang liburan bersama keluarga dan kebetulan menginap di kawasan Kuta. Begitu tahu ada Vihara Buddha Dharma di sini, kami langsung menyempatkan diri untuk datang dan melakukan bakti," ujar salah seorang umat yang hadir.
Selain ritual keagamaan, perayaan Waisak di Vihara Buddha Dharma Bali juga diwarnai dengan aksi sosial yang menyentuh. Setelah menyelesaikan persembahyangan, para umat berbondong-bondong mengikuti kegiatan donor darah yang digelar di area vihara.
Seorang Bhikku di Vihara Dharma Kuta menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan ini sudah menjadi tradisi tahunan yang rutin dilakukan setiap hari besar keagamaan.
"Kegiatan donor darah ini sudah berlangsung beberapa kali. Kami memang rutin mengadakannya setiap hari raya, khususnya pada Hari Raya Waisak," terangnya.
Melalui perpaduan ritual spiritual dan aksi sosial ini, perayaan Waisak 2570 di Legian tidak hanya membawa kedamaian batin bagi umat, tetapi juga manfaat nyata bagi sesama yang membutuhkan darah.