Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sinergi Pemerintah, Masyarakat dan Industri Bangun Pariwisata Berkualitas

Bali Tribune/ SPOT WISATA - Badung memiliki beragam spot wisata mulai dari pantai disertai tebing dan perdesaan yang menjadi daya tarik wisatawan

Bali Tribune, Badung – Pelaku pariwisata di Badung memiliki cara yang menjadi andalan untuk tetap mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman). Dalam hal ini disepakati membangun pariwisata berkualitas yang melibatkan peran pemerintah setempat dan pelaku industri.  Pasalnya tantangan pariwisata cukup berat yakni dengan target 20 juta turis mancanegara ke Tanah Air dan 7 juta kunjungan wisatawan asing ke Bali. Sehingga diperlukan sinergitas antara pemerintah, stakeholders begitu pula dukungan masyarakat. Tiga hal ini yang diyakini akan mendorong pariwisata sebagai sektor unggulan menjadi semakin maju.  Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, IGN Rai Suryawijaya beberapa waktu lalu di Badung mengatakan bahwa pariwisata sangat rentan, sedikit ada goncangan maka dampaknya langsung terasa bahkan memicu turunnya kunjungan wisatawan. "Maka itu perlu langkah kerja keras dan tuntas untuk melakukan sinergi dan strategi dalam menghadapi globalisasi," cetusnya.  Menurut Rai, pariwisata memerlukan dukungan pemerintah, karena sektor ini memberikan pajak melalui PHR (pajak hotel dan restoran). Selain menyumbang pajak, pariwisata bahkan mampu menyerap tenaga kerja. Kata dia, agar sektor pariwisata di Badung tetap eksis, maka andalannya adalah quality tourism dengan melakukan safety, harmony dan security yang bagus.  Pemerintah Kabupaten juga menerapkan koneksi dan mengkombinasikan potensi Badung Utara, Badung Tengah dan Badung Selatan. Salah satu contohnya dengan menggelar event dimasing-masing wilayah yang mengangkat kearifan lokalnya. Selanjutnya untuk menciptakan kualitas sumber daya manusia (SDM) pun telah dilakukan dengan cara mengirim pelajar keluar negeri. Namun diakui Rai saat ini masih menghadapi tantangan yang perlu ada solusinya, yaitu banyak wisatawan yang komplin karena kemacetan, sampah plastik. Selain itu juga terjadi degradasi budaya, bencana alam juga masih viral, sumber energi listrik yang harus mandiri, alih fungsi lahan dan berkurangnya air bersih. "Caranya strategi pamungkas yakni sinergitas antara pemerintah, masyarakat dan industri," katanya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

KPK Dorong PAKSI Bali Perkuat Pendidikan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Bali (PAKSI Bali) untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Hal tersebut disampaikan dalam Sarasehan PAKSI Bali yang membahas capaian kegiatan, pengembangan forum, serta penguatan kolaborasi pendidikan antikorupsi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.