Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sisa Anggaran Pembuatan Jembatan Dikembalikan ke Pusat

Bali Tribune/ BUAT DPT - Pekerja membuat DPT yang jebol pada proyek jembatan Pinggan-Siakin.
Balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah pusat mengucurkan anggaran miliar rupiah untuk pembangunan jembatan penghubung Desa Pinggan dan Desa Siakin, Kecamatan Kintamani, Bangli. Dari anggaran yang tersisa, akan dikembalikan ke pusat. Sejatinya ada ruang dari daerah untuk mengajukan pemanfaatan anggaran tersebut. SEmentara di tahun 2021 Bangli berpeluang kembali mendapat bantuan hibah.
 
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jembatan Pinggan-Siakin, Putu Dedi Upariawan, mengatakan pembangunan jembatan ini merupakan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 9,3 Miliar.”Setelah dilakukan tender lewat ULP dari pagu anggran 9,3 Miliar, ada sisa anggaran dari penawaran Rp 2,2 Miliar,” ungkapnya. 
 
Pemanfaatan dana hibah pascabencana berakhir sampai 30 Desember 2020, maka sisa penggunaan dana harus dikembalikan ke pusat. "Sisa anggaran dikembalikan ke pusat. Sejatinya Bangli dalam hal ini BPBD dapat mengajukan pemanfaatan anggaran ini," jelasnya, Rabu (24/12).
 
Kata Putu Dedi, BPBD belum siap dengan sisa waktu yang ada untuk menyusun dokumen pengajuannya. Maka dari itu sisa anggaran disetor kembali. Ditanya soal dokumen yang digunakan untuk pengajuan, Putu Dedi mengatakan untuk dokumen sudah ada list. "List dokumen sudah ada, ini sepenuhnya kewenangan dari BPBD," sambungnya. 
 
Bila sisa anggaran diajukan kembali dan dihibahkan kembali, maka anggaran dapat dimanfaatkan untuk infrastruktur atau pemulihan pasca bencana. Kata Putu Dedi tahun 2020  ada 7 kegiatan fisik pasca bencana  dan 6 kegiatan sudah rampung pengerjaanya dan 1 kegiatan masih tahap pengerjaan. Untuk tahun 2021 Bangli mendapat ruang untuk mengajukan hibah, hal ini tidak terlepas prestasi Bangli yang bisa merampungkan semuan kegiatan.
 
Disinggung pengerjaan proyek jembatan Pinggan-Siakin, kata Putu Dedi  hampir rampung. Saat ini masih proses pengerjaan dinding penahan tanah (DPT) jembatan yang belum lama ini jebol akibat terjangan air. Bila sebelumnya menggunakan pasangan batu, kini menggunakan beton. Selain mempercepat pengerjaan, beton lebih kuat. Tidak sampai tutup tahun kegiatan sudah rampung. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.