Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siswa SMK yang Kabur dengan Pria Beristri Curi Perhiasan

Bali Tribune/ DIPERIKSA - Pelaku I Wayan Purnayasa saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Susut, Bangli, Senin (29/7).
balitribune.co.id | Bangli - Kasus kaburnya Ni Wayan Mar (16), asal Banjar Sala, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, dengan pria beristri, Wayan Purnayasa (31) memasuki babak baru. Pasalnya Wayan Mar diketahui mencuri perhiasan milik ibu dan bibinya. Perhiasan tersebut selanjutnya digadaikan oleh Wayan Purnayasa, dan hasilnya untuk membayar utang dan memenuhi kebutuhan keduanya.
 
Dikonfirmasi, terkait kasus pencurian yang melibatkan Wayan Mar, Kasubbag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi membenarkan jika Wayan Mar terlibat kasus pencurian di rumahnya sendiri. Wayan Mar mencuri perhiasan berupa kalung, giwang, serta cicin. "Yang bersangkutan mencuri atas suruhan Wayan Purnayasa. Perhiasan tersebut milik ibu serta bibi Wayan Mar. Kemudian hasil curian tersebut digadaikan oleh Wayan Purnayasa di Pegadaian Kayuambua dan Pegadaian Bangli,” ungkapnya, Senin (29/7). Menurutnya, kasus pencurian yang melibatkan Wayan Mar yang notabene masih di bawah umur ditangani Unit PPA Polres Bangli. 
 
Wayan Purnayasa asal Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, saat ditemui di Mapolsek Susut mengaku jika dirinya mengetahui jika Wayan Mar mencuri di rumahnya. Namun dirinya berdalih tidak menyuruh Wayan Mar untuk mencuri. Sementara itu, hasil curian tersebut dia gadaikan di Pegadaian Kayuambua dan Bangli. Hasil gadai hampir Rp 9 Juta. Lantas, hasil gadai perhiasan dipakai untuk kebutuhan keduanya selama tinggal bersama, selain itu untuk membayar utang Wayan Purnayasa. "Tadinya saya mau gadai motor, tapi dia tidak memberikan. Kalau motor digadai kita tidak bisa ketemuan. Jadi dia bilang mau bantu dan diambilah perhiasan ibu dan bibinya sebelum Hari Raya Galungan, sekitar tanggal 15 dan 18 Juli lalu," bebernya.
 
Karena kasus pencurian tersebut, Wayan Mar menjadi ketakutan sehingga memilih untuk pergi dari rumah. "Di rumahnya ramai karena pencurian tersebut, makanya dia ketakutan dan memilih mencari saya. Akhirnya beberapa hari tinggal bersama saya di kos-an,” akunya. Wayan Purnayasa mengaku mengenal Wayan Mar melalui akun Facebook. Kemudian akun yang digunakan untuk komunikasi dengan Wayan Mar adalah akun palsu. 
 
Wayan Purnayasa dan Wayan Mar menjalin pertemanan di facebook. Mulailah ada komunikasi. Intensnya komunikasi tersebut membuat keduanya merasa cocok dan memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih. Namun dari awal berkenalan, ayah satu anak ini justru mengaku masih lajang dan berasal dari Badung. "Saya tidak bilang kalau sudah nikah, dan saya mengaku dari Badung. Namun setelah 3 bulan berjalan akhirnya dia tahu saya sudah menikah dan punya anak. Tapi dia masih tetap mau menjalin hubungan dengan saya," ujar pria yang bekerja arena perjudian ini. 
 
Wayan Purnayasa mengaku sudah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan Wayan Mar. Menurutnya hal tersebut dilakukan atas dasar suka-sama suka. Bahkan hal tersebut sudah dilakukan saat awal pertemuannya. "Sebelum kita ketemu sudah ada kesepakatan, makanya saya berani berbuat seperti itu. Pertama saya ajak ke salah satu penginapan short time di wilayah Blahbatuh, Gianyar," kata Wayan Purnayasa seraya mengaku ingin menikahi Wayan Mar. Ia menyewa beberapa tempat kos, seperti di wilayah LC Uma Bukal, Kelurahan Cempaga, ada pula di Banjar Tanggahan Peken, hingga kos di wilayah Blahbatuh. 
 
Kapolsek Susut AKP I Made Ariawan mengungkapkan Wayan Purnayasa sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Yang bersangkutan disangkakan dengan Pasal 81 ayat 1 dan 2 UU nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15, serta denda paling banyak Rp 5 Miliar," jelasnya. Sementara untuk kasus pencurian pihaknya masih melakukan pengembangan. (u)
wartawan
Agung Samudra
Category

KPK Ingatkan Badung, Status Kabupaten Antikorupsi Bisa Dicabut

balitribune.co.id I Mangupura - Predikat Kabupaten Antikorupsi yang disandang Kabupaten Badung bukan jaminan bebas dari praktik korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan status tersebut dapat dicabut apabila kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terjerat tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

14 Atlit Karangasem Ambil Bagian di 6 Cabor Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 14 orang atlit penyandang disabilitas yang seluruhnya merupakan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Karangasem, ikut ambil bagian dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar dari Tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 kedepan. Sementara pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026 ini sendiri telah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pagi di Gor Ngurah Rai Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Soroti Sejumlah Proyek di Bangli Belum Berjalan

balitribune.co.id I Bangli - Hingga memasuki bulan Juli 2026 sejumlah proyek dengan alokasi anggaran yang cukup besar di kabupaten Bangli belum berjalan. Proyek kelanjutan pembangunan GOR Bangli Sport Center, kelanjutan pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma dan pembangunan rumah dinas Kapolres Bangli masih belum ada kejelasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Desak Deretan Kios Loka Crana Segera Difungsikan

balitribune.co.id I Bangli - Pasca  pedagang yang menempati  kios  di Gedung Loka Crana, Bangli direlokasi ke komplek pasar Kidul Bangli, kini kios tersebut menganggur. Karena saking lamanya kios tersebut kosong, justru seputaran areal kios terlihat kumuh. Menyikapi realita tersebut, kalangan DPRD Bangli mengingatkan agar aset milik pemerintah daerah agar segera digungsikan. 

Baca Selengkapnya icon click

Harumkan Nama Indonesia, Desak Rita Kembali Juara Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional setelah meraih medali emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia. Prestasi tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet speed climbing terbaik dunia sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.