Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siswa SMPN 1 Bangli Berwisata ke Yogyakarta

I Wayan Widiana Sandhi

BALI TRIBUNE - Siswa Kelas IX SMPN 1 Bangli dijadwalkan berwisata ke Yogyakarta dan keberangkatan Senin (17/12). Siswa-siswa ini berangkat dengan biaya yang dikumpulkan selama 3 tahun. Para siswa ini setiap hari Kamis mengikuti program menabung. Meski semua siswa memiliki tabungan namun tidak semua ikut kegiatan wisata ini, karena memang kegiatan tidak diwajibkan. Dikonfirmasi, Kepala SMPN 1 Bangli I Wayan Widiana Sandhi membenarkan adanya kegiatan tersebut. Disampaikan para siswa ini mengikuti program menabung setiap hari Kamis sejak siswa tersebut duduk di kelas VII. Setiap hari Kamis akan ada petugas dari Bank BPD datang ke sekolah untuk memungut tabungan tersebut. Para siswa memiliki buku tabungan masing-masing. "Untuk saran uang yang ditabung disesuaikan dengan kemampuan siswa yang bersangkutan dan besaran tabungan yang dimiliki berbeda," jelasnya, Minggu (16/12). Tabungan tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan wisata. Sementara kegiatan wisata diakomodir oleh komite dan panitia adalah orang tua siswa sendiri. Dalam pelaksanaanya komite telah bersurat ke pihak sekolah, yang dimaksudkan untuk ikut membantu dalam pengawasan siswa saat mengikuti kegiatan ini.  Sebutnya, kegiatan ini tidak hanya sekedar jalan-jalan saja, namun para siswa akan mengunjungi tempat-tempat yang memberikan edukasi salah satu tujuan museum. "Agenda siswa akan mengunjungi museum dirgantara. Kegiatan ini terarah tidak sekedar berwisata," jelas Kepala sekolah asal Kelurahan Kawan ini. Selain itu, tujuan wisata atau lokasi tujuan, merupakan ide atau masukan dari siswa sendiri, yang selanjutnya dikordir oleh komite. Widiana Sandhi menambahkan, kelas IX jumlah siswa 318 orang dan yang ikut kegiatan wisata sebanyak 115 orang. Karena kegiatan ini tidak wajib, siswa berhak memilih ikut atau tidak. Sambungnya, siswa yang tidak ikut dikarena berbagai alasan, mulai dari tidak kuat berkendara (mabuk) maupun sudah ada yang mengikuti kegiatan lain. Disisi lain siswa yang ikut dikenakan biaya Rp 1.350.000 per orang. Perjalan dimulai 17 Desember hingga 21 Desember mendatang dan keberangkatan menggunakan bus.

wartawan
Agung Samudra
Category

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.