Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Skimming ATM Bank BNI di Candidasa, Dua WN Polandia Diringkus

Bali Tribune/ SKIMMING – Barang bukti serta dua pelaku skimming di ATM Bank BNI Candidasa.
balitribune.co.id | Denpasar -  Aksi skimming kembali terjadi. Jika sebelumnya dilakukan oleh Warga Negara (WN) Bulgaria, kini dilakukan oleh WN Polandia. Ini seiring ditangkapnya dua WN Polandia, Lachowski Dawid Przemyslaw (22) dan Wojcik Gawel Amadeusz (35). 
 
Mereka diamankan karena diduga kuat melakukan skimming di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI di Jalan Raya Candidasa, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Rabu (18/9) pukul 01.40 Wita. 
 
Informasi yang berhasil dihimpun bali tribune mengatakan, dua bule ini diamankan oleh tim gabungan Team Opsnal Subdit V yang dipimpin Kanit II AKP Decky Hendra Wijaya yang diback up Satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) dan Polres Karangasem. 
 
Kronologis kejadian, berawal dari informasi yang diterima oleh pihak BNI terkait adanya orang asing yang melakukan aktifitas mencurigakan di mesin ATM BNI yang terletak di Candidasa, Senin (16/9) pukul 02.00 Wita. Tim dari Ditreskrimsus Polda Bali kemudian berkoordinasi dengan Satgas CTOC dan Polres Karangasam lalu melakukan penyelidikan. 
 
Tim gabungan bersama pihak BNI Denpasar melakukan pengecekan dan menemukan adanya hyden camera yang terpasang pada mesin ATM itu. Dengan adanya temuan itu, anggota Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Bali diback up oleh Satgas CTOC Polda Bali dan Polres Karangasem melakukan pengawasan, Selasa (17/9) pukul 11.00 Wita. Tim terus melakukan pemantau hingga Rabu (18/9).
 
Pada pukul 02.30 Wita, datang dua WNA dengan gerak gerik mencurigakan. Dari ciri-ciri, tim langsung memastikan bahwa WNA yang dimaksud merupakan pelaku. Lachowski Dawid Przemyslaw datang ATM mengendarai mobil toyota Avanza warna putih. Sementara itu Wojcik Gawel Amadeusz, mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max warna abu-abu.
 
"Mereka datang ke lokasi kejadian menggunakan dua kendaraan berbeda. Saat itu, Lachowski Dawid Przemyslaw turun dari mobil lalu masuk dan mematikan mesin ATM dengan cara mencabut kabel power dan mencoba memasang perangkat lain yang berhubungan dengan mesin. Wojcik Gawel Amadeusz, memantau situasi di luar ATM," ungkap seorang petugas. 
 
Saat itu juga tim gabungan melakukan penangkapan. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan sebuah pisau di dalam tas kecil dan stik pemukul dari tangan Wojcik Gawel Amadeusz. Keduanya tidak berkutik dan mengaku dengan jujur melakukan aksi skimming. Kedunya digiring ke tempat tinggal masing-masing. 
 
Lachowski Dawid Przemyslaw tinggal kost Puri Warisan Agung yang beralamat di Jalan Raya Canggu Nomor 155 Banjar Aseman Kawan, Kuta Utara, Badung. Sedangkan Wojcik Gawel Amadeusz tinggal di Perumahan Widia Grha Jalan Gunung Soputan Nomor 51b Denpasar. 
 
Di kosan para pelaku, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan skimming, seperti satu set hidden camera, satu buah ruter (penyimpan data), tiga buah HP, satu buah gunting baja, satu unit mobil bernomor polisi DK 1936 DJ, satu unit sepeda motor DK 2053 ABC, satu buah pisau lipat, dua buah passport, satu pasang slop tangan, dua buah tas selempang, satu buah tongkat besi otomatis, satu buah stop kontak dan uang tunai Rp127 ribu. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolda Bali demi pengembangan lebih lanjut.
 
Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho membenarkan adanya tangkapan dua warga negara Polandia terkait dugaan tindak pidana skimming dan atau ilegal akses atau membuat sistem elektronik menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya. 
 
Selain itu, kedua pelaku juga tanpa hak membawa senjata tajam sebagaimana dimaksud dalam pasal 30 ayat (1) jo pasal 46 ayat (1) dan/atau pasal 33 jo pasal 49 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951. 
 
“Kami masih dalami jaringan mereka yang ada di Bali. Sejak kapan ke Bali dan darimana mendapatkan alat-alat skimming, juga di ATM mana saja dipasang alat tersebut," katanya. (u)
wartawan
Redaksi
Category

Kerjakan 70 Unit Vila Bermodal Visa Kunjungan, WNA Malaysia Diusir dari Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Terbukti menjadi kontraktor tanpa izin mengerjakan proyek properti di seputaran Jalan Dewi Saraswati Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial Is Bin M dideportasi oleh pihak Imigrasi Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click

Langgar Perda RTRW, Satpol PP Karangasem Segel Dua Usaha Galian C di Selat

balitribune.co.id | Amlapura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karangasem mengambil tindakan tegas dengan menyegel dua usaha galian C di wilayah Kecamatan Selat, Karangasem. Penertiban ini dilakukan lantaran lokasi tambang Mineral Bukan Logam tersebut terbukti berada di luar zona tambang yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sepanjang 2025 BPJAMSOSTEK Gianyar Bayarkan Klaim Rp 200 Miliar

balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Bali Gianyar sepanjang Januari hingga Desember 2025 telah membayarkan manfaat klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar lebih Rp 200 miliar. Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Bali Gianyar, Venina di Gianyar baru-baru ini mengatakan klaim sebesar lebih Rp 200 miliar tersebut untuk 11.836 pengajuan klaim hanya untuk program JHT. 

Baca Selengkapnya icon click

OJK Tuntaskan Penyidikan Pindar Crowde, Berkas Lengkap dan Tersangka Diserahkan ke Jaksa

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuntaskan penyidikan perkara dugaan tindak pidana di sektor jasa keuangan yang melibatkan perusahaan penyelenggara pinjaman daring (pindar) PT Crowde Membangun Bangsa (PT CMB). Dalam perkara ini, OJK juga menetapkan YS, Direktur Utama sekaligus pemegang saham PT CMB, sebagai tersangka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Oknum Wartawan di Jembrana Divonis 6 Bulan Penjara

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui tahapan persidangan, akhirnya kasus Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang menjerat seorang oknum wartawan berinisial IPS (49) akhirnya diputus oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara pada Selasa (27/1). Kendati divonis bersalah, namun dikenakan pidana bersyarat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.