Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SMP Sila Candra, Dinegerikan Menjadi SMPN 5 Sukawati

Bali Tribune / PLANG - Plang Baru SMP Sila Candra setelah dinegerikan

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk memenuhi daya tampung siswa SMP Negeri di wilayah Kecamatan Sukawati, Gianyar, salah satu SMP Swasta , yakni SMP Sila Candra, Batubulan pun kini  diubah menjadi SMP Negeri 5 Sukawati.

"Dengan statusnya sebagai sekolah negeri ini, mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) tahun 2020 kini mengikuti sekolah negeri," jelas kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra, Kamis (18/6).

Dikatakanya, terkait perubahan status ini, SMP tersebut sudah mengantongi SK Bupati. Dengan demikian, perubahan status tersebut, mekanisme dalam penerimaan siswa tahun ajaran 2020/2021 mengikuti sistem penerimaan sekolah negeri pada umumnya. Seperti kouta zonasi, kouta prestasi dan kuota kk tidak mampu. Sementara terkait status tenaga pendidikan, masih dalam proses pengaturan,

"Tenaga pendidikan sedang proses pengaturan,  akan diberdayakan pendidik PNS yang ada. “Menganai guru yang eks swasta itu menjadi keputusan Bapak Bupati" jelas Sadra.

Dari data yang diterima Bali Tribune, hingga saat ini terdapat 5 SMP yang berstatus negeri di kecamatan Sukawati. Yakni, SMP 1 Sukawati beralamat di Desa Sukawati, SMP 2 Sukawati di Singapadu, SMP 3 Sukawati di Desa Batuyang, SMP 4 Sukawati di Ketewel dan terakhir SMP 5 Sukawati di Batubulan. "Kecamatan Sukawati dan Gianyar menjadi kecamatan yang siswanya paling padat," tambah Sadra

Sementara jumlah siswa tamatan SD yang akan menuju SMP tahun ini sebanyak 7.339. Daya tampung siswa untuk tamatan SD yang dimiliki kabupaten Gianyar sebanyak 161 rombongan belajar dengan 38 siswa dalam satu rombongan. Dengan adanya penambahan sekolah negeri ini, ada penambahan rombel untuk menampung siswa yang akan tamat tahun ini, sesuai amanat undang-undang.

"Sesuai amanat UU Nomer 20 terkait pendidikan semua harus tertampung, baik di negeri maupun swastas, namun masyarakat menginginkan anak harus bersekolah di sekolah negeri, dan kami pun berusaha agar semua bisa tertampung  baik di negeri atau swasta" jelasnya Sadra. 

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.