SMP Sila Candra, Dinegerikan Menjadi SMPN 5 Sukawati | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 20 Oktober 2021
Diposting : 18 June 2020 18:04
I Nyoman Astana - Bali Tribune
Bali Tribune / PLANG - Plang Baru SMP Sila Candra setelah dinegerikan

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk memenuhi daya tampung siswa SMP Negeri di wilayah Kecamatan Sukawati, Gianyar, salah satu SMP Swasta , yakni SMP Sila Candra, Batubulan pun kini  diubah menjadi SMP Negeri 5 Sukawati.

"Dengan statusnya sebagai sekolah negeri ini, mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) tahun 2020 kini mengikuti sekolah negeri," jelas kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra, Kamis (18/6).

Dikatakanya, terkait perubahan status ini, SMP tersebut sudah mengantongi SK Bupati. Dengan demikian, perubahan status tersebut, mekanisme dalam penerimaan siswa tahun ajaran 2020/2021 mengikuti sistem penerimaan sekolah negeri pada umumnya. Seperti kouta zonasi, kouta prestasi dan kuota kk tidak mampu. Sementara terkait status tenaga pendidikan, masih dalam proses pengaturan,

"Tenaga pendidikan sedang proses pengaturan,  akan diberdayakan pendidik PNS yang ada. “Menganai guru yang eks swasta itu menjadi keputusan Bapak Bupati" jelas Sadra.

Dari data yang diterima Bali Tribune, hingga saat ini terdapat 5 SMP yang berstatus negeri di kecamatan Sukawati. Yakni, SMP 1 Sukawati beralamat di Desa Sukawati, SMP 2 Sukawati di Singapadu, SMP 3 Sukawati di Desa Batuyang, SMP 4 Sukawati di Ketewel dan terakhir SMP 5 Sukawati di Batubulan. "Kecamatan Sukawati dan Gianyar menjadi kecamatan yang siswanya paling padat," tambah Sadra

Sementara jumlah siswa tamatan SD yang akan menuju SMP tahun ini sebanyak 7.339. Daya tampung siswa untuk tamatan SD yang dimiliki kabupaten Gianyar sebanyak 161 rombongan belajar dengan 38 siswa dalam satu rombongan. Dengan adanya penambahan sekolah negeri ini, ada penambahan rombel untuk menampung siswa yang akan tamat tahun ini, sesuai amanat undang-undang.

"Sesuai amanat UU Nomer 20 terkait pendidikan semua harus tertampung, baik di negeri maupun swastas, namun masyarakat menginginkan anak harus bersekolah di sekolah negeri, dan kami pun berusaha agar semua bisa tertampung  baik di negeri atau swasta" jelasnya Sadra.