Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soal Dissenting Opinion, Kejari Badung Tanggapi Penahanan Pengusaha Buleleng Aliang

Bali Tribune / Kepala Seksi Intelijen Kejari Badung Gde Ancana.
balitribune.co.id | Singaraja – Adanya dugaan beda pendapat (dissenting opinion) terkait penahanan pengusaha ternama Buleleng Hadi Wijaya alias Aliang (74) setelah dilimpahkan Polres Badung ke Kejaksaan Negeri Badung ditanggapi Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung. Melalui Kepala Seksi Intelijen Gde Ancana, kejaksaan meluruskan pemberitaan sebelumnya pada tanggal 21 Juli 2023 yang menyebutnya ada beda pendapat soal penahanan tersebut dengan sumber keterangan dari I Wayan Mudita, SH selaku Penasehat Hukum tersangka Aliang.
 
Kepala Seksi Intelijen Gde Ancana didampingi Kasi Pidum Gede Gatot Hariawan menjelaskan bahwa tersangka HW Alias Aliang merupakan tersangka dalam kasus Tindak Pidana Penipuan 372 KUHP / Penggelapan 378 KUHP yang diproses penyidikan oleh Polres Badung dan saat ini sedang dilakukan proses penahanan oleh JPU pada Kejaksaan Negeri Badung selama 20 (dua puluh) hari.
 
“Berdasarkan hasil penelitian berkas perkara oleh JPU sebagaimana Surat P-16 terkait Surat perintah penunjukan Jaksa Peneliti dalam berkas perkara, JPU menyatakan berkas perkara tersangka HW alias Aliang telah dinyatakan lengkap baik secara formiil dan Materiil. Selanjutnya Penyidik Kepolisian Resor Badung menyerahkan tanggung jawab tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan Negeri Badung pada hari Kamis tanggal 20 Juli 2023,” terang Kasi Intel Kejari Badung.
 
Kasi Intel Kejari Badung Ancana menyebutkan, setelah JPU menerima barang bukti dan tersangka selanjutnya melakukan Penahanan terhadap Tersangka Aliang selama 20 (dua puluh) hari dengan pertimbangan alasan Subyektif sebagaimana Pasal 21 Ayat (1) KUHAP dimana JPU mempunyai kekhawatiran tersangka melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.
 
Kejaksaan juga menyebutkan alasan Obyektif sebagaimana Pasal 21 Ayat (4) KUHAP dimana penahanan dapat dilakukan terhadap tersangka apabila tindak pidana diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih, dan mengacu pada pasal yang disangkakan kepada tersangka dalam berkas perkara yaitu pasal 372 atau 378 KUHP dapat dilakukan penahanan terhadap tersangka.
 
“Selain itu belum adanya perdamaian antara korban dan tersangka merupakan alasan lainnya JPU melakukan penahanan terhadap tersangka. Kami berpendapat dasar dilakukannya Penahanan yang saat ini dilakukan oleh JPU sudah berdasarkan yuridis dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” imbuh Kasi Intel Ancana.
 
Berkaitan dengan pendapat Penasehat Hukum tersangka Aliang yang menyatakan Kajari Badung mengabaikan soal kondisi kesehatan tersangka yang tengah sakit ditegaskan saat dilakukan tahap 2 pihak tersangka dalam keadaan sehat dengan dibuktikan surat keterangan sehat dan dapat mengikuti proses tahap 2 tanpa ada kendala.
 
“Terkait adanya penahanan tersangka yang dilakukan JPU kami tegaskan tidak menutup proses pengajuan dari tersangka apabila saat dalam proses penahanan ingin mengajukan pengobatan atas sakit yang dideritanya, akan kami fasilitasi sesuai SOP dan peraturan yang ada,” kata Ancana sembari menandasakan dalam beberapa waktu kedepan pihak JPU akan segera merampungkan surat dakwaan untuk nantinya akan melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Denpasar.
 
Sebelumnya, Kuasa Hukum Aliang, I Wayan Mudita, SH menyebutkan, penahanan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Badung terhadap kliennya semakin menguatkan dugaan adanya kejanggalan kasus tersebut. Disebutkan, terdapat perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang cukup tajam antara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Badung, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Badung dan Jaksa Peniliti soal penahanan Aliang. Hal itu diungkap oleh kuasa hukum Aliang, I Wayan Mudita SH di Singaraja, Jumat (21/7).
wartawan
CHA
Category

Keluarga Korban Pengeroyokan di Tabanan Tempuh Jalur Hukum, Makam KD Dibongkar

balitribune.co.id | Singaraja – Kepolisian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang meninggal dunia usai menjadi korban pengeroyokan massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Proses penggalian makam dilakukan di Tempat Pemakaman Desa Adat Sidetapa, Senin (27/7/2026), sebagai bagian dari prosedur penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click

41.904 Siswa SD di Denpasar Jadi Sasaran BIAS 2026, Dinkes Siapkan Empat Jenis Vaksin

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar akan melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 mulai Agustus hingga November mendatang. Program tahunan ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan kesehatan anak usia sekolah melalui pemberian imunisasi lanjutan sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rapat Forkopimda Jadi Momentum Sertijab Dandim 1623/Karangasem, Bupati Gus Par Dorong Sinergi TNI dan Pemda

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Montir Nyentrik, Nyoman "Mongoh" Ariawan Terima Reward dari Kapolres Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., kembali menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi dedikasi, baik bagi personel kepolisian maupun warga masyarakat yang berkontribusi nyata terhadap institusi Polri. Bertempat di Lapangan Apel Tri Brata Polres Gianyar, Senin (27/7/2026), penghargaan diberikan dalam sebuah upacara resmi.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Golkar Gianyar I Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia

balitribune.co.id | Gianyar - Kabar duka menyelimuti DPRD Kabupaten Gianyar. Salah satu anggota dewan yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gianyar, I Wayan Gede Sudarta, meninggal dunia pada Minggu (26/7/2026) malam. Politisi asal Ubud ini mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Penang, Malaysia, di usia 54 tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.