Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soal Kapal Tanker Miring Muat  Minyak Mentah, Arbawa: Sudah Diantisipasi

Bali Tribune / TANKER - Kapal Tanker Floating Storage Ofloading (KSO) Cinta Natomas, Insert: Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang Gusti Komang Arbawa SH,MH.

balitribune.co.id | SingarajaKekhawatiran sejumlah pihak terhadap kondisi kapal tanker Floating Storage Ofloading (KSO) Cinta Natomas milik Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang miring ternyata telah mendapat perhatian dari pihak terkait. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang Gusti Komang Arbawa SH, MH mengaku telah mengambil langkah antisipasi dari kemungkinan tanker tersebut bermasalah.

Arbawa mengatakan,pada bulan Juli 2024 KSOP Celukan Bawang telah bersurat ke SKK Migas yang meminta agar pemilik kapal memperhatikan kondisi tanker yang sedang sandar di Dermaga Curah Cair Pelabuhan Celukan Bawang, mengingat selama ini belum pernah dilaksanakan kewajiban perawatan kapal sesuai aturan dan ketentuan tentang Keselamatan Kapal.

“Mengingat kondisi terkini FSO Cinta Natomas yang sudah tidak laik laut dan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan menyangkut Keselamatan dan Keamanan Kapal beserta Perlindungan Lingkungan Maritim di Pelabuhan Celukan Bawang kami mengingatkan kembali agar segera melaksanakan perawatan kapal supaya bisa digunakan kembali sesuai dengan peruntukannya,” kata Arbawa, Rabu (28/8).

Selain itu kata Arbawa, pemilik tanker sudah diingatkan untuk segera melakukan perawatan kapal dan jika terjadi sesuatu kejadian yang tidak diinginkan terhadap FSO Cinta Natomas di Pelabuhan Celukan Bawang sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemilik kapal.

“Tindak lanjutnya sudah dilakukan pertemuan pada 15 Agustus 2024 lalu bersama Pelindo Celukan Bawang, Pertamina, SKK Migas, Agen Kapal serta operator pelaksana dengan dicapai beberapa kesepakatan,” imbuh Arbawa.

Hasilnya, menurut Arbawa telah diambil sejumlah langkah untuk memastikan tanker FSO Cinta Natomas selama berlabuh di Jetty Pelindo Celukan Bawang tidak akan menimbulkan masalah terutama dalam aspek keselamatan dan keamanan kapal beserta perlindungan lingkungan maritim di Pelabuhan Celukan Bawang. Sebagai bentuk pengawasan, lanjutnya, pihak Pertamina dan SKK Migas bersedia memberikan laporan rutin secara bulanan berupa conditional report kapal kepada pengawas KSOP Celukan Bawang.

“Termasuk Pertamina EP selaku pengguna kapal akan melakukan evaluasi kelayakan secara teknis oleh pihak independen terhadap kondisi structural integrity FSO Cinta Natomas apakah secara teknis masih layak atau tidak untuk digunakan kembali dengan melaksanakan pekerjaan drydocking,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Ka DLH) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, SP,mengaku kaget atas informasi adanya tanker bermuatan 105 barel minyak mentah di Pelabuhan Celukan Bawang. Ia pun meminta pihak terkait lebih terbuka melaporkan kondisi sebenarnya kepada pemerinah setempat.

“Secepatnya kami akan turunkan tim untuk melihat kondisi sebenarnya terkait kapal tanker miring bermuatan minyak mentah. Kita akan cek ke lapangan pada Jumat (30/8),” tandas Mlandrat.

Sebelumnya diberitakan Kapal Tuban Marine Terminal bernama lambung FSO Cinta Natomas sedang tambat di dermaga LNG Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak sandar sejak tahun 2018 dan  memuat sebanyak 105 barel minyak mentah. Kondisinya saat ini terlihat miring sehingga dikhawatirkan muatan minyak didalamya akan tumpah mencemari laut sekitar.

Kapal tanker buatan tahun 1972 itu sudah 6 tahun bersandar di dermaga Pelabuhan Celukan Bawang. Konon kapal tersebut saat ini sedang diproses usulan Kementerian Keuangan RI untuk dilakukan penghapusan. Kapal tanker yang nyaris tanpa aktivitas selama enam tahun itu berisi 10 anak buah kapal termasuk didalamnya nakhoda.

wartawan
CHA
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendapatan Transfer Turun Rp23 Miliar, Bupati Bangli Gaungkan Kemandirian

balitribune.co.id I Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli melakukan penyesuaian  terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam sidang paripurna dengan DPRD Bangli pada Senin (7/9/2026), Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan pendapatan daerah diproyeksikan turun lebih dari Rp 22 miliar, dari sebelumnya sekitar Rp 1,27 triliun menjadi Rp 1,25 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.