Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soal Penataan Pura Besakih, Gubernur : Jangan Main-Main

Bali Tribune/Gubernur Bali Wayan Koster
balitribune.co.id | Denpasar – Penataan Kawasan Suci Pura Besakih memasuki babak baru dengan terlaksananya Penandatanganan Kontrak Bersama Paket Fisik Kontruksi Penataan Kawasan Pura Besakih tahun Anggaran 2021 s/d 2022. Disaksikan langsung Gubernur Bali Wayan Koster, Penandatangan yang digelar secara virtual oleh Direktorat Bina Penataan Bangunan Wilayah Bali dengan pemenang lelang yakni PT. Pembangunan Perumahan (PP Persero) di Kantor Pengembangan Kawasan Pemukiman, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Bali, Denpasar pada Selasa (27/7) pagi. 
 
Dalam kontrak tersebut, PT PP Persero yang terpilih oleh lelang yang dilakukan Unit Pelaksana Teknis Pengadaan Barang/Jasa (UPTPBJ)  khusus PUPR  menandatangani kontrak sebesar Rp 378 Miliar 421 Juta untuk Anggaran 2021 s/d 2022. 
 
Gubernur Bali dalam kesempatan tersebut Mengucapkan terimakasih yang sebesar-sebesarnya kepada semua pihak yang berkepentingan dengan pembangunan yang akan dilaksanakan di kawasan Pura terbesar di Bali, bahkan di Indonesia tersebut. “ Pembangunan ini sudah didesain sejak 2 tahun yang lalu merupaka kolaborasi Kementrian PUPR dengan Pemprov Bali, dimana Pembangunan ini sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam Kebudayaan. Melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila,” terang Gubernur Koster. 
 
Perlindungan terhadap kawasan suci Besakih menurut Gubernur merupakan program strategis penting yang dicanangkan dalam visi tersebut. “ Hal ini merupakan cita-cita lama jauh sebelum saya terpilih menjadi Gubernur Bali, sampai beberapa kali berganti gubernur tidak pernah terwujud dan astungkara sekarang bsia terwujud berkat niat baik kita semua,” tandasnya.  
 
Dipaparkannya, program yang diperkirakan menyedot biaya lebih dari Rp 900 Miliar ini bisa dijalankan secara bertahap mulai tahun 2020 diawali dengan pembebasan lahan warga setempat dimana keseluruhan lahan termasuk pula bangunan diatas lahan bisa diselesaikan dengan baik dengan total yang dikeluarkan mencapai Rp 173 Miliar. “ Pembebasan lahan sudah dilunasi Pemprov Bali anggaran 2021  sampai 2022. Sudah tuntas semua,” tukas pria asal Sembiran, Buleleng ini. 
 
Gubernur juga menyampaikan proses pembebasan lahan bisa berjalan dengan lancar karena proses komunikasi secara intens dengan warga pemilik lahan. “ Warga yang ada di wilayah sana saya temui langsung, bahkan sampai 4 kali saya terjun sehingga bisa menangkap perasaan warga sehingga pembangunan ini bisa diterima dan didukung dengan baik. (Pembebasan lahan, red) bisa lancar dan tidak menimbulkan masalah,” ungkapnya. “ Saya yakinkan bahwa pembangunan ini sangat penting dan strategis bagi masyarakat Bali dan umat Hindu di Indonesia karena Besakih adalah Pura terbesar, maha agung dan maha mulia, sebagai hulunya spiritual masyarakat Bali. Jika dilaksanakan dengan niat baik maka akan mendatangkan dukungan dari berbagai pihak,” imbuhnya lagi. 
 
Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan Menteri PUPR dan  Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR atas kucuran pagu anggaran yang mencapai 508 Miliar dari pusat. “ Saya apresiasi Komitmen Bapak menteri PUPR meskipun ada refokusing anggaran namun tidak dilakukan pengurangan untuk pembanguan kawasan suci Besakih ini,”  katanya. 
 
Dilanjutkan pria alumnus ITB Bandung ini,  penandatangan kontrak kerja sekaligus menjadi titik penting dimulainya pembangunan yang untuk selanjutnya diikuti tahapan berikut yakni peletakan batu pertama” Saya sudah menentukan hari baik dengan konsultasi ke Ida Sulinggih, dan warga yang ada disana pun sudah saya komunikasikan dan telah diawali upacara ngeruak pada 22 Juli lalu lewat upakara. Proses tahpan pembangunan ini betul-betul kita memohon restu ida bhatara, memohon restu Ida Sang Hyang Widhi. Kita berharap pekerjaan ini lancar sukses dan selesai tepat waktu, tahun 2022 bisa selesai,” katanya. “ PT PP (Pemenang lelang,red) agar menjalankan tugas sebaiknya, karena ini kawasan suci tidak boleh main-main. Niat dan itikad baik agar pekerjaan direstui dan dituntun agar selesai dengan baik. Saya berharap juga dibangun dengan design and build, sesuai dengan basic desain yang disusun, saya pantau betul agar harmonis dengan lingkungan alam. Ini adalah pembangunan monumental dan memberi manfaat besar bagi Bali, Indonesia dan bahkan Dunia. Karena itu saya kawal langsung, dengan penuh komitmen dan dedikasi,” tutupnya. 
 
Sementara itu Diana Kusumastuti Direktur Bina Penataan Bangunan, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR menjelaskan bahwa Kawasan Suci Pura Besakih merupakan Kawasan Cagar Budaya di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali dan penataan kawasan kompleks pura yang terletak di Desa Besakih tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Provinsi Bali yang disampaikan ke Presiden Joko Widodo.” Pura Besakih adalah Pusat peribadatan di Bali, Pura Terbesar di Dunia dengan landscape indah, merupakan Aset budaya penting di tingkat nasional dan dunia,” sebutnya. 
 
Kegiatan konstruksi fisik dijelaskannya akan dilaksanakan secara multiyears kontrak mulai tahun 2021 dan diharapkan dapat dimanfaatkan pada bulan Maret 2022, sebagai fasilitas pendukung untuk upacara Tawur Labuh Gentuh dan Mrebu Gumi di Pura Agung Besakih. Kegiatan penataan kawasan Pura Besakih diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan umat untuk beribadah sekaligus kenyamanan wisatawan yang berkunjung, mengingat upacara ini melibatkan masyarakat Hindu se-Bali.
 
Gedung parkir ini dibangun bertingkat ke bawah terdiri dari 4 lantai dengan luas total 55.201m2. Sesuai rencana, gedung parkir ini akan menampung 1.369 mobil, 61 bus sedang dan 5 bus besar. Gedung parkir ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang muncul pada saat upacara peribadatan atau pada masa puncak kedatangan wisatawan yang berdampak pada kemacetan akibat banyaknya kendaraan umum maupun pribadi yang datang. Kemacetan yang terjadi pada lokasi eksisting untuk menuju atau meninggalkan kawasan Pura Besakih dapat mencapai puluhan kilometer
 
Kusumastuti menyebut usulan Peningkatan kapasitas tempat parkir di areal Manik Mas dan sarana prasarana penunjangnya serta penataan di areal Bencingah Kawasan Pura Besakih menggunakan metode rancang bangun (Design and build) yang didesain harmonis dengan alam dan menggunakan 100 persen produk dalam negeri sesuai arahan presiden RI, Joko Widodo. “ Untuk itu pula saya senada dengan Gubernur Bali, jangan main-main dalam pembangunan ini. Untuk penebangan pohon misalnya, saya tekankan jangan ada penebangan secara semena-mena, jika tidak memang urgent sekali. Jika memang sangat diperlukan sekali baru ada penebangan pohon. Ini kawasan suci jadi mari rawat dan lindungi,” pungkasnya.
wartawan
YUE

Tersembur Kebocoran Pipa PAM, Pedagang Terima Kompensasi

balitribune.co.id I Gianyar - Kebocoran pipa distribusi air milik PAM Tirta Sanjiwani di wilayah Tebongkang, Ubud, yang sempat viral di media sosial, langsung disikapi.  Selain memperbaiki jaringan yang rusak, perusahaan daerah tersebut juga telah menyelesaikan kompensasi bagi pedagang yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.