Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Sopir Kapal" Bayu Kawe Masih Berlanjut

Bali Tribune/ Bayu KW
balitribune.co.id | Denpasar  - Setelah sukses meluncurkan album Sipir Kapal, nama Bayu KW seakan vakum dari duni musik pop Bali. Namun kini kembali muncul dan meluncurkan single terbaru berjudul Supir Kapal 2.
 
Single ini sendiri merupakan single kedua setelah dua tahun sebelumnya ia mengeluarkan single Kangen Bayu KW pasca vakum cukup lama.
 
Dua single ini menjadi titik balik bagi penyanyi berambut gondrong tersebut untuk kembali ke ranah hiburan yang membesarkan namanya selama ini. Ia menuturkan, lagu ini merupakan lagu ciptaan D’go Vaspa. 
 
Kali ini dia mencoba membawakan lagu milik orang lain, menjadi pertimbangan sendiri bagi Bayu lantaran tak ingin karakternya tergerus. “Lagu ini berbau jenaka, makanya saya mau membawakan lagu ini. Karena menurut saya lagu ini sesuai dengan karakter saya. Kalau nggak jenaka mungkin saya nggak mau,” akunya.
 
Pria asal Bumi Serombotan ini kembali menegaskan, yang menjadi daya tarik dari lagu ini sendiri yakni ada pada penggarapan klipnya yang dikemas dalam bentuk 3D.
 
Dengan latar yang kaya dengan visual banyolan, menambah hidup suasana lagu yang ia bawakan. Dalam lagu ini sendiri, menceritakan kisah sukses seorang yang awalnya hanya sebagai sopir bemo kemudian beralih menjadi sopir kapal yang secara penghasilan jauh lebih banyak.
 
Dari penghasilan uang yang meningkat itu si sopir ini lantas memiliki banyak keinginan. “Kan itu seperti realita, ketika penghasilan sudah banyak dan kehidupan mapan, ada banyak keinginan. Seperti halnya keinginan mencari wanita sebagai godaan, ya di sana dihadapkan pada kondisi harta, tahta dan wanita,” bebernya.
 
Dia berharap lewat single ini, menjadikan Bayu KW untuk lebih produktif dalam menghasilkan karya. Ia ingin mengulang masa-masa ketika dirinya melejit lewat single-single terdahulunya.
 
Dia juga berpesan, kepada penyanyi-penyanyi pemula yang merintis karir sebagai penyanyi agar tetap mengedepankan kualitas sehingga taksu lagu Bali bisa tetap terjaga. “Harapan lagi ini dapat dijadikan motivasi bagi penyanyi generasi muda,” tukasnya. 
 
Sementara itu, pencipta lagu ini, D’go Vaspa menuturkan bahwa lagu ini sendiri hasil permintaan dari Sila selaku produser Bayu KE dalam lagu ini untuk membuat lagu dengan tema jenaka dan sedikit energik.
 
“Karakter Bayu KW memang cocoknya membawakan lagu lucu, kalau sedih gak cocok. Tapi lagu ini sendiri tidak terlalu lucu, sekadar saja. Saya kira lagu Sopir Kapal 2 tentang supir kapal pesiar masih enak untuk diangkat,” singkatnya. (u)
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.