Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sosialisasi Program Optima Homestay

Bali Tribune/OPTIMA HOMSTAY - Sisialisasi program Optima Homestay di Desa Wisata Jungutan, Bebandem, Karangasem,
balitribune.co.id | Amlapura - Turut mendukung program Pemerintah Indonesia dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, Yayasan BEDO (Business & Export Development Organization) bekerja sama dengan Sampoerna Untuk Indonesia memberikan bantuan (CSR) dan menyosialiaasikan program "Optima Homestay" di Samsara Living Museum di Desa Wisata Jungutan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, akhir pekan lalu.
 
Ketikà membuka acara tersebut, Program Manager BEDO, Jeff Kristianto mengajak masyarakat pemilik homestay agar mampu mandiri dan menjalin kerjasama, terutama dalam menghadapi situasi persaingan global yang cukup ketat saat ini. Terlebih terkait lesunya perekonomian pascamerebaknya dampak virus Corona belakangan ini. 
 
Dalam workshop yang dihadiri puluhan peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sibetan, Bebandam, Karangasem dan Pokdarwis Desa Sudaji, Sawan, Buleleng, serta perwakilan dari beberapa instansi terkait, Jeff Kristianto berharap kepada para pemilik homestay untuk selalu berupaya meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan dan pariwisata Indonesia
 
Manager Regional Relations & CSR East PT HM Sampoerna, Tbk, Arga Prihatmoko, mengapresiasi adanya potensi pariwisata yang punya nilai, baik di Karangasem maupun di Buleleng. "Dari dulu saya sangat mengagumi budaya dan adat istiadat yang ada di Bali. Kali ini PT HM Sampoerna, Tbk, dibawah payung Sampoerna Untuk Indonesia bersinergi dengan Yayasan BEDO di Bali untuk mengembangkan potensi ekonomi berbasis pariwisata dan budaya," ujar Arga Prihatmoko.
 
Untuk mengoptimalkan dan memperkuat potensi, program CSR ini diarahkan ke azas manfaat. "Semoga hal ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dalam berwirausaha, terutama di desa yang punya potensi untuk pengembangan ekonomi wisata," harap pria asal Surabaya itu.
 
Agar tidak tumpang tindih dengan pemerintah daerah setempat, untuk wilayah Bali, CSR tersebut difokuskan pada manfaat dari program "Optima Homestay" di Kabupaten Karangasem dan Buleleng. "Kami ingin mengembangkan kapasitias bagi pemilik homestay untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, melalui workshop, pendampingan dan bantuan infrastruktur akses pengembangan di pemasaran," jelas Arga Prihatmoko.
 
PIC Optima Homestay, AA Sagung Ratih Amelia, SE, Ak, menjelaskan, program "Optima Homestay" ini untuk membantu masyarakat yang punya potensi wisata dalam memberdayakan kamar-kamar yang kosong untuk dijadikan homestay sebagai sumber ekonomi tambahan. Serta mendukung potensi pariwisata daerah standar kelas melati, tapi punya keunikan tersendiri, sehingga pengunjung akan merasakan aura positif dan bisa menyaksikan langsung aktivitas masyarakat sehari-hari.
 
Co-founder Samsara Living Museum IB Agung Gunartawa menambahkan, tujuan pendirian tempat ini untuk membangun simpul-simpul pelestarian konservasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat, supaya memahami value tentang Bali yang sangat memungkinkan untuk diaktualisasikan dalam kehidupan kekinian. 
 
Secara terpisah, dalam berbagai kesempatan Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri juga tengah gencar mengembangkan keberadaan desa wisata di wilayah yang dìjuluki "Bumi Lahar Karangasem", yang kaya akan  adat, budaya, tradisi, dan keindahan panorama alam serta pesona alam bawah laut. 
 
Juga menggali berbagai potensi yang dimiliki oleh masing-masing desa di Karangasem untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru. Hal ini untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke Karangasem. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Handara dan Komitmen Lingkungan: Pohon, Air, dan Masa Depan Desa Pancasari

balitribune.co.id | Tabanan – Selama hampir 50 tahun, Handara Golf & Resort Bali tumbuh dan berkembang bersama alam dan masyarakat Desa Pancasari di kawasan pegunungan Bedugul.

Sebagai destinasi yang dibangun di tengah lanskap pegunungan, Handara memahami dinamika alam wilayah ini, termasuk pola curah hujan tinggi yang secara alami berpotensi menimbulkan banjir musiman.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Banjir Pancasari Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Penyelundupan Hukum HGB Bali Handara

balitribune.co.id | Tabanan - Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali merekomendasikan penyegelan sejumlah proyek dan ruas jalan di kawasan Bali Handara Golf, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi ini muncul menyusul dugaan kuat keterkaitan aktivitas pembangunan dengan banjir besar yang merendam puluhan rumah warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bank BPD Bali Tuntaskan KUR 100 Persen, Perkuat Ekonomi Riil dari Akar Rumput

balitrib une.co.id | Denpasar - Komitmen Bank BPD Bali sebagai penggerak utama ekonomi daerah kembali terkonfirmasi sepanjang 2025. Bank milik Pemerintah Provinsi Bali ini berhasil menuntaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 100 persen, sebuah capaian yang menempatkannya sebagai salah satu institusi keuangan daerah paling agresif dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Baca Selengkapnya icon click

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.