Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sport Industri, Ceruk Pasar Memperkuat Keolahragaan

Putu Supadma Rudana

BALI TRIBUNE - Era global mengarahkan olahraga ke industri. Karena itu, sport industri menjadi sebuah  tantangan dan peluang membangun olahraga. Pasalnya, jika industri lemah, maka olahraga juga akan pudar perlahan. Sebaliknya, jika industri pesat, olahraga akan menjadi perputaran ekonomi yang kuat. "Dalam industri olahraga ada ceruk pasar yang bisa dimanfaatkan memperkuat olahraga nasional ataupun daerah," kata Anggota DPR RI Komisi X Putu Rudana Supadma yang membidangi pendidikan, olahraga dan sejarah, di Denpasar, Senin (15/10). Menurutnya  yang menantang saat ini dari  sport industri karena di era global semua olahraga hampir diarahkan ke industri. Sehingga untuk bisa bersaing dan punya daya saing harus punya  konsep ke depan. Konsep ke depan itu tantangan bahwa olahraga sudah menjadi industri. Kalau sudah jadi industri berarti kita harus punya daya saing. "Tentu dalam hal ini pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, pemerintah mesti merangkul industri kreatif dalam menghadapi tangtangan dan peluang tersebut," katanya. Ia mencontohkan industri kreatif yang bisa digandeng seperti  kuliner, fesyen, industri film (dokumenter), e-comerce yang banyak terlibat dalam olah raga. Dicontohkan pula pernak-pernik dari yang kecil seperti gantungan kunci, stiker, syal, topi, jersey, hingga yang penjualan tiket dan pengadaan event pun dikelola melalui sport industri.  "Di luar negeri ini sangat besar potensi dan kontribusinya. Ini juga bisa  berdampak pada sektor pariwisata," ucap pria yang selalu berpelampilan bersih ini sembari berujar kolaborasi antara industri dan olahraga bisa jadi sebuah entertain yang menarik, tidak lagi hanya sekedar pertunjukkan olahraga biasa. Ia beranggapan, olahraga bukan hanya prestasi tapi melalui  industri olahraga agar bisa mensejahterakan atlit, masyarakat dan industri itu sendiri. Tentu dengan konsep dan sistem yang terbangun secara "skala dan niskala" hal itu bisa terwujud. "Memang menuju ke arah sana bukan hal mudah, tapi dari beberapa kegiatan olahraga internasional yang digelar di tanah air, ceruk pasarnya ada," pungkasnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kualitas Ogoh-ogoh Meningkat Pesat, Juri Puji Semangat Yowana Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Antusiasme sekaa teruna dan yowana dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mencatat tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh di seluruh wilayah "Gumi Keris" telah mencapai 95 persen saat penilaian tingkat zona berakhir pada Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kadinkes Badung: Kebijakan 5 Hari Poli RSD Mangusada Wewenang Direktur

balitribune.co.id I Mangupura - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Badung dr I Made Padma Puspita, menegaskan bahwa kebijakan operasional di RSD Mangusada, termasuk rencana uji coba pelayanan Poliklinik 5 hari kerja, adalah wewenang Direktur RSD Mangusada. "Dinkes tidak di posisi menyetujui atau tidak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Rumah di Sibangkaja Terendam Banjir, Camat Abiansemal : Rumah Lebih Rendah dari Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Satu rumah milik warga Banjar Sangging, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Badung ikut terendam banjir, pada Selasa (24/2/2026). Genangan air setinggi lutut orang dewasa ini bahkan masih bertahan sampai Rabu (25/2/2026).

 

Baca Selengkapnya icon click

Jantung Pariwisata Bali Terendam, Kerugian Ekonomi Capai Miliaran Rupiah

balitribune.co.id I Mangupura -  Hujan deras yang mengguyur wilayah Badung dan Denpasar pada Selasa (25/2/2026) menyisakan duka bagi pelaku industri pariwisata. Kawasan primadona seperti Kuta, Legian dan Seminyak berubah menjadi lautan air, memicu kerugian material masif yang ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah. Kondisi ini bukan sekadar musibah alam biasa, melainkan ancaman serius bagi reputasi Bali di mata internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.