Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

STT Dharma Stuti Angkat Kisah tentang Taru Menyan

Bali Tribune/ Ogoh-ogoh “Taru Menyan” garapan STT Dharma Stuti, Banjar Panca Kerta.
Bali Tribune, Denpasar - Taru Menyan, tema ogoh-ogoh inil diangkat STT Dharma Stuti, Banjar Panca Kerta, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat. Taru Menyan merupakan nama Desa di Bangli. Taru berarti Pohon dan Menyan berarti Harum atau Pohon Harum. “Konsep ini sudah kami rancang sejak dua bulan lalu. Selain memaknai hari raya Nyepi kami juga ingin berbagi kisah tentang Taru Menyan yang belum banyak diketahui orang,” ujar Ketua STT Dharma Stuti, I Gusti Ngurah Putra Udiyana.
 
Keberadaan nama desa Trunyan ini sendiri berawal dari pengembaraan empat orang putra putri Raja Surakarta ke Bali untuk mencari bau harum yang menyengat. Alkisah, Raja Solo yang bertahta di Kerajaan Surakarta, beliau mempunyai empat orang anak. Tiga anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Suatu hari tiba-tiba mereka mencium bau harum yang sangat menyengat. Keempat bersaudara itu sangat penasaran dan tertarik dengan bau harum tersebut.
 
Akhirnya merekapun memutuskan untuk melakukan perjalanan guna mencari sumber bau harum tersebut dipimpin Pangeran Sulung. Singkat cerita, dari empat bersaudara tersebut hanya tersisa Pangeran Sulung yang akhirnya bertemu dengan Dewi yang cantik nan jelita terlihat sedang duduk di bawah pohon di sekitar lereng Gunung Batur. Ketika ia ingin menghampiri, bau harum tersebut semakin menyengat.
 
Pangeran Sulung langsung mendekati Sang Dewi, saat berada semakin dekat entah kenapa yang dilihat oleh Pangeran hanyalah sebuah pohon, yang dikenal sebagai pohon Taru saat ini. Namun sangat jelas sumber aroma wangi berasal dari pohon tersebut. Jauh sebelum kedatangan Pangeran Sulung beserta rombongan dari Kerajaan Surakarta, tersebutlah Raksasa Kurusya Tonya yang sudah lebih dahulu mencium aroma wangin dari desa ini.
 
Ia juga yang membuat Dewi tersebut dikutuk menjadi pohon. Akhirnya terjadilah perang antara Pangeran Sukung dan Raksasa Kurusya Tonya yang akhirnya dimenangkan Pangeran Sulung. Pangeran akhirnya menikah dengan sang dewi tersebut. Setelah itu pangeran sulung dinobatkan sebagai pemimpin desa yang dikenal dengan nama Desa Trunyan. Sang pangeran diberi gelar, Ratu Sakti Pancerin Jagat.
 
Sedangkan istrinya bergelar Ratu Ayu Pingit Dalem Dasar. Sejak saat itu Ratu Sakti Pancerin Jagat dibantu sang istri memimpin Desa Trunyan dengan arif dan bijaksana. Sebagai seorang raja beliau menginginkan rakyatnya hidup damai dan sejahtera, oleh karena itu ia tidak menginginkan hal serupa terjadi lagi. Kemudian Ratu Sakti Pancerin Jagat meminta rakyatnya menyamarkan bau harum pohon taru  agar tidak mengundang orang lain berniat buruk untuk menguasainya.
 
Ratu Sakti Pancerin Jagat memerintahkan agar jenazah-jenazah orang Trunyan tidak lagi dikuburkan, tetapi dibiarkan saja diletakkan di bawah pohon Taru Menyan sehingga bau harum tersebut tidak lagi mengundang orang luar untuk dating ke negeri ini. Demikian juga jenazah penduduk setempat tidak lagi mengeluarkan bau busuk. Bau harum dan bau busuk telah saling menetralisir. Demikianlah kisah mengenai Taru Menyan, ogoh-ogor garapan STT Dharma Stuti ini.
wartawan
Victor Riwu
Category

Karya Nyawa Wedana Utama di Ungasan, Bupati Badung Apresiasi Semangat Ngayah

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri (upasaksi) puncak Karya Nyawa Wedana Utama di Wantilan Nusa Bangsul, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, Minggu (31/5/2026). Upacara massal yang terakhir dilaksanakan tahun 2017 ini kembali digelar untuk meringankan beban biaya krama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

2.500 Umat Hadiri Perayaan Waisak 2026 di Vihara Buddha Sakyamuni Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 2.500 lebih umat dan pengunjung mengikuti Perayaan Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 di Vihara Buddha Sakyamuni, Denpasar, Minggu (31/5/2026). Perayaan yang mengusung tema “Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri” ini tidak hanya menjadi momentum pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran nilai-nilai welas asih, kebajikan, dan kebersamaan bagi masyarakat luas.

Baca Selengkapnya icon click

30 Perwakilan Honda Community Bali Ikuti Pelatihan Safety Riding Jelang Kompetisi Regional Safety Riding Advisor Community 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Sebanyak 30 perwakilan komunitas yang tergabung dalam Honda Community Bali (HCB) mengikuti Pelatihan Safety Riding yang diselenggarakan oleh Astra Motor Bali, Minggu (31/5/2026) di Gudang Megati. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Kompetisi Regional Safety Riding Advisor Community 2026 yang akan digelar pada Minggu (7/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Semangat Satu HATI, Honda Resmikan Mega Pos Pelayanan di Baturiti

balitribune.co.id | Tabanan – PT Tunas Dwipa Matra bersama Main Dealer Astra Motor Bali secara resmi menggelar Grand Opening Mega Pos Honda Baturiti pada Sabtu (30/5/2026) yang berlokasi di Jalan Raya Mekarsari, Kelurahan Luwus, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Honda dalam menghadirkan layanan penjualan dan purna jual yang semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Mode Gahar Aktif! Kontingen Badung Siap Sapu Bersih Emas PORJAR Bali 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Sebanyak 1.707 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, official, dan pendamping resmi dilepas di Lapangan Puspem Badung, Jumat (29/5/2026), oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.