Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Suara Masih Fluktuaktif,  Polisi Jaga Ketat Proses Perhitungan di PPK

Bali Tribune / penjagaan proses hitung suara di PPK

balitribune.co.id | Gianyar - Prediksi torehan suara yang masuk semenrara ke masing-masing partai terlebih yang dikantongi caleg ternyata masih fluktuaktif. Kondisi ini membuat proses hitung ulang torehan siara di masing-masing PPK berlangsung ketat. Jajaran kepolisian  pun melakanakan pengaman ketat untuk memastikn kelancaran dan terjaganya kondusifitas.

Pantauan di PPk Sukawati, Minggu (18/2) sejumlah Personel Polsek Sukawati yang tergabung dalam Operasi Matap Brata Agung 2024  terlihat fokus melakukan penjagaan dan Pengamanan Tahap Hitung Pemilu 2024 di PPK Sukawati.

"Pengamanan ini dilakukan semata mata untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan keamanan selama proses Hitung di PPK Sukawati," ungkap Kapolsek Sukawati yang juga selaku Padalwil Kecamatan Sukawati Kompol I Wayan Johni Eka Cahyadi.

Disebutkan, pihaknya secara masif mengawal seluruh tahapan pemilu 2024 sampai akhir perhitungan. “Kita berkomitmen untuk terus mengawal dan mengamankan seluruh tahapan Pemilu 2024 sehingga situasi khususnya di wilayah Kecamatan Sukawati tetap kondusif,” ujarnya.

Lanjutnya, pengamanan pelaksanaan rekapitulasi di tingkat Desa  juga  masih ada berlangsung. Yakni  Desa Singkal dan Desa Guwang di PPK Sukawati. “Selain pengamanan kegiatan rekap suara, juga dilakukan pengamanan surat suara di PPK Sukawati selama 24 jam,” sambungnya.

Pascapemungutan suara ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama sama mencegah hoaks dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Agar Masyarakat tetap tenang, kita harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tandasnya.

wartawan
ATA
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.