Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sudah 28 Ekor Sapi Dipotong Bersyarat Tanpa Kejelasan Ganti Rugi

Bali Tribune / Vaksinasi PMK pada ternak sapi
balitribune.co.id | Mangupura - Uang ganti rugi bagi masyarakat yang ternaknya terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih belum jelas. Di Kabupaten Badung sedikitnya  28 ekor sapi terindikasi PMK.
 
Sapi-sapi itu bahkan telah dilakukan pemotongan secara bersyarat. Namun, hingga kini uang ganti rugi yang diharapkan masyarakat tak kunjung ada kejelasan.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana tak menampik belum ada ganti rugi bagi masyarakat yang ternaknya dipotong karena terindikasi PMK. Saat ini total ada 28 ekor sapi yang  dilakukan pemotongan bersyarat.
 
Pemotongan bersyarat dilakukan hanya menyisakan bagian daging saja. Kemudian untuk bagian kepala, kulit, ekor, tulang, dan jeroan harus dikubur. “Sampai saat ini belum ada petunjuk teknis terkait pemberian bantuan kepada peternak yang sapinya dipotong bersyarat,” ujar Wijana, Selasa (9/8).
 
Namun untuk mengantisipasi wabah PMK terus meluas di Kabupaten Badung, kata dia pemerintah telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya yang kini gencar yakni pemberian vaksinasi terhadap ternak yang rawan terjangkit PMK seperti sapi dan kambing.
 
Berdasarkan data Satgas PMK Kabupaten Badung jumlah vaksinasi pertama sebanyak 13. 593 yang tervaksin. Namun kalau dilihat dari jumlah populasi ternak yang rentang terhadap PMK di Badung ini masih jauh. Untuk diketahui total populasi sapi di Badung ada 34.141, sapi perah 22 ekor, kerbau 2 ekor, babi 23.116 ekor, kambing 482 ekor. Jadi total keseluruhan ada 57.763 ekor ternak yang rentan PMK di Badung. “Vaksinasi tahap pertama sudah 13.593 ternak yang tervaksin,” jelas mantan Kabag Ortal Setda Badung itu.
 
Tidak hanya vaksinasi tahap pertama di Badung juga telah melakukan vaksinasi PMK tahap kedua. Bahkan sudah 583 ternak yang mendapat vaksinasi tahap kedua. Rinciannya wilayah Kuta 83 ekor, Seminyak 50 ekor, Kerobokan Kelod 182 ekor dan Desa Sobangan 223 ekor. “Dari kemarin (Senin lalu) kita sudah mulai melakukan vaksinasi PMK suntikan II,” terangnya.
 
Ditambahkan  vaksin II hanya diberikan kepada sapi yang sudah dapat suntikan I dan diberikan 1 bulan setelah suntikan 1. Kemudian bagi sapi yang belum dapat Vaksinasi 1 tetap akan disasar. “Kami DI Badung dapat tambahan vaksin 7000 dosis sehingga total vaksin yang sudah diterima sebanyak 22 ribu dosis,” pungkasnya.  
wartawan
ANA
Category

Sembahyang Rahina Tumpek Uye di Pura Luhur Batukau, Bupati Sanjaya: Jaga Keharmonisan dengan Alam

balitribune.co.id | Tabanan – Dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Uye, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, beserta jajaran memaknai perayaan hari suci yang menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus menjaga keharmonisan dengan alam dan seluruh makhluk hidup, khususnya satwa, melalui Persembahyangan Bersama di Pura Luhur Batukaru, Sabtu (5/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Akses Terbuka Lebar, Minat Studi ke Luar Negeri Terus Meningkat

balitribune.co.id | Denpasar - Minat pelajar Bali untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri terus menunjukkan peningkatan. Kemudahan akses informasi serta semakin terbukanya pilihan kampus internasional menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya antusiasme tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Bangli Gelar Upakara Tumpek Uye, Tegaskan Komitmen Pelestarian Alam dan Satwa

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli melaksanakan Upakara Tumpek Uye untuk mengimplementasikan Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi demi mewujudkan Bali Era Baru. Ritual sakral tersebut dipusatkan di Pura Dalem Prajapati, Desa Adat Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli, Sabtu (5/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

SIBER TABANAN Resmi Diluncurkan, Akses Data Kesehatan Publik Kini Lebih Mudah dan Real-Time

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Tabanan resmi memperkenalkan dan mengimplementasikan inovasi Aksi Perubahan sistem kerja baru bertajuk SIBER TABANAN (Sistem kerja BERkelanjutan, Terintegrasi, Aktual, Berorientasi hasil, terpadu, daN AkuNtabel). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.