Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sudah Tahu Kelemahan Sriwijaya FC

Sriwijaya FC
Skuat Bali United yang Rabu hari ini akan dijamu Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang.

BALI TRIBUNE - Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro tentu sudah tahu persis di mana kelemahan Sriwijaya FC karena dirinya pernah lama membesut tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut. Titik lemah SFC inilah yang bakal dimanfaatkan oleh Bali United saat keduanya bertanding pada pekan ke-15 Liga 1,  di Stadion Jakabaring Palembang, Rabu (19/7) ini.

Widodo pun mengungkapkan soal faktor ini. Meski ia mengetahui karakter pemain Sriwijaya FC, namun apapun bisa terjadi di lapangan. "Keuntungan karena pernah di Sriwijaya pasti ada. Saya sudah kenal karakter mereka. Tapi di Liga 1 tidak ada tim yang super atau pun tim lemah. Kemenangan bisa diraih dengan fighting spirit. Di lapangan tidak pengaruh apakah pemain SFC mantan pemain saya karena semua tim pasti ingin menang, termasuk kami dan juga SFC," ujar Widodo di laman resmi Bali United, Selasa (18/7).

Tren positif dua kemenangan pascalibur Lebaran memang mengangkat motivasi para pemain Serdadu Tridatu. Namun, melawan SFC tentu sangat diwaspadai Widodo mengingat Laskar Wong Kito termasuk tim yang sulit dikalahkan di kandangnya. Apalagi rekor pertemuan Sriwijaya dengan Bali United tidak terlalu menonjolkan keunggulan salah satunya.

Hanya saja, Widodo harus ekstra keras dalam penentuan pemain, khususnya juru gedor Bali United. Pasalnya, sang ikon Irfan Bachdim absen karena menjalani skorsing akibat kartu merah yang diterima saat menghadapi Barito Putera di kandang.

Kemudian di bek sayap, pemain muda potensial Andhika Wijaya juga terkena larangan akumulasi kartu. "Kami sudah mempersiapkan tim namun memang tidak komplit. Ada tujuh pemain yang tidak bisa bermain. Empat ke timnas, satu cedera dan dua akumulasi kartu. Namun kami tidak terpaku pada satu pemain. Siapaun yang terpilih, semua harus bisa menerapkan apa yang sudah disiapkan," tegasnya.

Dikatakan Widodo, dirinya tidak akan menguras emosi di pertandingan melawan SFC. Yang ia pikirkan hanya bagaimana tim Bali United bisa meraih hasil maksimal. "Dimana bumi dipijak disana langit dijunjung," ujarnya beranalogi.

Begitu pula dari pihak pemain, I Nyoman Sukarja menuturkan selalu siap apabila ditunjuk menggantikan posisi pemain yang absen. Peluang turun sebagai starter bisa saja diterimanya, mengingat posisi penyerang sayap yang ditinggalka Irfan Bachdim kemungkinan ditempatinya.

"Rasa percaya diri kembali tumbuh dan saya akan tunjukkan di pertandingan besok kalau saya bisa lebih semangat. Saya cukup mengenal karakter beberapa pemain Sriwijaya teruyama Bobby Satria dan Endra Permana. Keduanya mantan rekan tim saat mereka di Bali United. Semoga besok saya bisa melewati dia," ucapnya.

Sementara di kubu tuan rumah, pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengatakan Bali United adalah tim dengan kerjasama yang baik. Menurutnya hal itu bukan mengada-ada dan buktinya Bali United kini bertengger di papan atas klasemen.

"Jalan satu-satunya adalah berikan mereka (Bali United) tekanan. Jangan biarkan pemain lawan menguasai atau mendikte jalannya laga. Widodo bilang sudah mengenal karakter para pemain SFC itu wajar, karena sebagaian besar pemain SFC saat ini adalah pilihan Widodo," tegas Hartono Ruslan.

Sementara bek kiri SFC Zalnando mewaspadai seluruh pemain Bali United. "Mereka bukan hanya Irfan Bachdim, tapi banyak pemain yang punya kualitas. Jadi, kami tidak akan menurunkan konsentrasi sedikitpun untuk mengawal mereka," tandasnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Ribuan Pamedek Padati Pura Ulun Danu Batur pada Hari Raya Pagerwesi

balitribune.co.id | Bangli - Bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi, Rabu (Buda Kliwon Sinta), 8 April 2026, Pura Ulun Danu Batur dipadati umat Hindu dari berbagai kabupaten/kota se-Bali yang melaksanakan persembahyangan serangkaian Karya Ngusaba Kedasa. Berdasarkan pantauan di lapangan, ribuan pamedek telah berdatangan sejak pagi hari untuk melaksanakan persembahyangan.

Baca Selengkapnya icon click

Stafsus Presiden Cek Kesiapan Bandara Letkol Wisnu Sumberkima

balitribune.co.id | Singaraja - Kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Muhammad Qodari, ke Kabupaten Buleleng membawa harapan baru bagi percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Bali Utara. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana pengembangan Bandara Internasional Bali Utara. Dengan berbagai langkah tersebut, harapan masyarakat Bali Utara untuk memiliki bandara representatif kini semakin terbuka lebar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengolah Sampah Organik di Rumah, Tong Komposter Diburu Warga Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Pascadiberlakukannya kebijakan baru per 1 April 2026 TPA Suwung Denpasar hanya menerima anorganik dan residu, sementara sampah organik tidak diperbolehkan masuk TPA Suwung, warga Kota Denpasar dan sekitarnya berbondong-bondong membeli tong komposter. Salah satu toko yang menjual tong komposter mengakui adanya peningkatan penjualan tong komposter akhir-akhir ini.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Modus Truk Modifikasi, Polri dan Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi

balitribune.co.id | Jakarta - Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi 3 kilogram di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2025 hingga 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jasad Bocah Terseret Arus Sungai Yeh Aye Ditemukan Mengambang di Bendungan Tamblang

balitribune.co.id | Singaraja - Operasi pencarian korban terseret arus di Sungai Yeh Aye, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Vikram Abinawa (6) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

'Melimpah' Terobosan Mengajarkan Keterampilan Mendaur Ulang Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Tidak hanya kalangan rumah tangga saja yang diwajibkan untuk mengolah sampah organik secara mandiri. Di ruang lingkup pendidikan pun mulai mengedukasi anak didiknya sejak usia dini untuk mampu mengolah sampah organik di sekolah. Seperti yang diterapkan SD Negeri 4 Abiansemal Kabupaten Badung yang telah mempraktikkan pengolahan sampah organik di lingkungan sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.