Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Surat Terbuka Soal Tol Gilimanuk-Mengwi Belum Ditanggapi

Bali Tribune / SURAT TERBUKA - Pembacaan surat terbuka oleh Forum Perbekel Desa Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi dan warga terdampak di Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat pada Kamis (8/8).

balitribune.co.id | TabananSurat terbuka yang dibuat Forum Perbekel Desa Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi yang disampaikan pada Kamis (8/8) lalu hingga kini belum mendapatkan tanggapan dari pihak pemerintah.

Hal itu diungkapkan Ketua Forum Perbekel Desa Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi, I Nyoman Arnawa, saat dikonfirmasi pada Senin (12/8). “Belum ada (tanggapan). Belum ada pihak kementerian yang memberikan penjelasan,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya juga belum sempat menghubungi pihak kementerian untuk mempertanyakan kepastian pelaksanaan pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi. Khususnya yang terkait langsung dengan proses pembebasan lahan warga. “Di provinsi juga seperti apa perkembangannya belum ada apa-apa. Masih sepi,” imbuhnya.

Arnawa menegaskan, usai penyampaian surat terbuka beberapa waktu lalu, pihaknya dan masyarakat sangat berharap ada jawaban tegas dan pasti terkait kelangsungan proyek pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi.

Maklum saja, kepastian itu diperlukan untuk menjawab keresahan warga yang lahannya terdampak rencana pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi. Sebab, sudah dua tahun warga tidak bisa mengolah atau memanfaatkan lahannya karena sudah terpasang patok. “Sebetulnya (untuk) pertemuan lagi sih tidak perlu. Tinggal jawab saja. Iya atau tidak. Untuk apa ada pertemuan saja kalau tidak ada progres (perkembangan),” tegasnya.

Toh kalaupun ada pertemuan yang membahas soal nasib rencana pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi, sampai sejauh ini belum ada sama sekali. “Saya juga belum sempat tanya (lebih lanjut) karena ada kesibukan di masyarakat. Ya, di tunggu saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Kamis (8/8), Forum Perbekel Desa Terdampak Tol Gilimanuk-Mengwi dan warga melakukan aksi damai dengan membacakan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo. Surat terbuka itu dibacakan pada lahan yang rencananya akan menjadi salah satu titik simpang susun tol Gilimanuk-Mengwi di Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat.

Pada dasarnya, surat terbuka itu meminta adanya kepastian terkait pelaksanaan proyek pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi. Sebab, sudah sekitar dua tahun warga terdampak rencana tersebut tidak bisa menggarap atau memanfaatkan lahannya sendiri.

wartawan
JIN
Category

PKB Klungkung Jadi Arena Balap Liar, Polisi Tingkatkan Patroli Malam

balitribune.co.id I Semarapura - Unit Patroli Samapta Polres Klungkung melaksanakan patroli malam dengan menyambangi kawasan Rencana PKB Klungkung sebagai langkah preventif mengantisipasi potensi terjadinya balap liar yang kerap terjadi pada malam hari, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.