Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Susun Program dengan Skala Prioritas, Bupati Jembrana: Utamakan untuk Kestabilan Ekonomi

Bali Tribune / PERENCANAAN - Dalam pengusulan dan perencanaan program, aparatur pemerintah di Jembrana diminta agar memprioritaskan kesetabilan ekonomi serta wilayah-wilayah yang rawan bencana.

balitribune.co.id | Negara - Aparatur pemerintah daerah di Jembrana kini kembali diingatkan untuk memastikan program yang diusulkan agar benar-benar menjadi skala prioritas. Bahkan dengan adanya dampak pandemi covid-19 ini, perencanaan dan pengusulan hingga realiasasi program agar memprioritaskan kestabilan ekonomi serta fokus pada pembenahan wilayah-wilayah rawan bencana.

 

Pandemi covid-19 telah mewabah hampir setahun. Berbagai dampak pandemi berpengaruh hampir disemua sektor kehidupan. Bahkan sampai saat ini situasi akibat wabah covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Bupati Jembrana, I Putu Artha kembali mewanti-wanti aparatur pemerintah daerah mulai dari Perbekel/Lurah, Camat hingga Kepala OPD di Jembrana agar memprioritaskan kestabilan ekonomi dalam perencanaan dan pengusulan hingga realisasi program.

Program yang disusun juga diminta memprioritaskan wilayah  rawan bencana. "Mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi, saya ingatkan untuk lebih memprioritaskan pada permasalahan yang tengah terjadi di masyarakat utamanya dalam menjaga kestabilan perekonomian masyarakat ditengah pandemi. Kepada para perbekel dan BPD untuk memastikan juga program skala prioritas dikhususkan kepada wilayah - wilayah yang rawan terjadi bencana," ujarnya.

Sebelumnya Bupati Artha juga telah meminta para perbekel dan lurah untuk memastikan program yang diusulkan agar benar-benar menjadi skala prioritas. Terlebih kondisi akibat wabah covid-19 yang diakuinya belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan, menurutnya telah berdampak negatif terhadap berbagai aspek kehidupan, baik sosial, ekonomi maupun psikologis masyarakat. Termasuk juga sejumlah pendapatan daerah yang diakuinya kini stagnan bahkan menurun.

“Dampak paling nyata terkait penyusunan rencana kerja dan penganggaran pembangunan adalah stagnasi bahkan penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dana transfer dari pusat juga sangat terbatas. Seluruh perangkat daerah agar menggunakan anggaran atau dana pembangunan sefisien mungkin serta merancang program atau kegiatan yang memang benar-benar prioritas,” ungkap. Pihaknya juga mewanti-wanti seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mengabaikan prokes.

Dengan status Jembrana masih dalam zona merah, masyarakat diminta senantiasa mematuhi prokes secara ketat. Termasuk saat pelaksanaan kegiatan masyarakat. "Seluruh masyarakat Jembrana saya tidak henti - hentinya mengingatkan untuk jangan kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, pakai masker dan jaga jarak. Terutama bagi yang ingin menggelar upacara adat, hajatan dan lainnya agar lebih memperhatikan protokol kesehatan dengan menerapkan 3M," tandasnya. 

 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Laksanakan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, Gubernur Koster Matur Piuning di Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Pemprov Bali, Rabu (24/12/2025) pagi melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus prosesi Matur Piuning di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, sebagai penanda diresmikannya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025–2125.

Baca Selengkapnya icon click

Tren Pariwisata Global 2026, Wisatawan Menghindari Destinasi Padat

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melihat tren wisata global pada tahun 2026 cenderung untuk melepaskan diri dari stres. Orang-orang dari berbagai negara akan mencari tempat wisata atau destinasi yang benar-benar menghadirkan ketenangan dan pemulihan mental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsolidasi Pembangunan Bali Seratus Tahun Telah Dimulai

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster) secara resmi memproklamirkan dimulainya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar, pada hari Senin tanggal 22 Desember 2025, tiga hari menjelang perayaan Natal 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.