Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Suwandi Acungi Jempol Prestasi Pecatur Junior Bali

Ketut Suwandi
Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - Prestasi yang ditorehkan pecatur junior Bali di ajang Kejurnas Catur 2017, patut diacungi jempol. Selain itu, upaya Pengprov Percasi Bali memajukan cabor ini dengan menggali potensi pecatur junior, juga patut diapresiasi. Demikian disampaikan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi.

“Saya harus mengakui keberhasilan cabang olahraga, dan sebaliknya wajib melakukan koreksi bila cabor yang mengikuti kejurnas atau event nasional lainnya gagal,” tegas Ketut Suwandi ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/7).

Khusus cabang catur, merupakan langkah paling awal menuju perbaikan, dengan potensi putra daerah hasil binaan dari dasar, mampu memperlihatkan hasilnya dan medali emas di tangan atas nama Putu Luhur Apngal Kusuma dari Buleleng. Sukses tersebut merupakan PR besar bagi Pengprov Percasi Bali untuk bisa dipertahankan pada kejuaraan junior berikutnya dan pada kategori dewasa.

Menurutnya, bercermin dari hasil multi event olahraga, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON), tentu yang harus dipersiapkan adalah pecatur-pecatur yang berkaliber. Sayangnya Percasi Bali di kejurnas hanya mengutus seorang pecatur senior putra atas nama Master Nasional Octo Dami, kalah bersaing dengan pecatur-pecatur daratan Jawa.

Hasil tersebut membuktikan salah satu gambaran kekuatan pecatur Bali di kategori senior putra, sedangkan di senior putri absen. Dengan demikian Bali pun tidak bisa mengukur perkembangan kualitas pecatur putri di kategori senior putri.

“Bagaimana bisa mengetahui peningkatan kualitas pecatur senior putri kalau pemain top Bali tidak terlibat di event nasional, sebagai bentuk mengukur kematangan pecatur karena yang terlibat para atlet papan atas Pengprov Percasi se- Indonesia,” kata Suwandi.

Versi Suwandi, Percasi Bali harus selektif mengirim atlet. Ke depan harus membatasi mereka yang masuk kategori ranking 1 hingga 5 nasional yang diutus, sehingga secara internal Percasi Bali akan tumbuh kompetisi, tidak sekedar ramai-ramai memboyong pecatur ke tingkat nasional. Namun Suwandi juga tidak menutup mata keterlibatkan orang tua atlet dengan merogoh kocek di kantong sendiri membawa putranya mengikuti kejurnas.

“Ya, memang harus ada sinergis dengan orang tua atlet. Kalau mengandalkan KONI Bali tidak mampu mencakup seluruh keinginan Percasi,” ujarnya sembari menambahkan ke depan Percasi Bali harus konsentrasi mempersiapkan atlet senior atau yang berkualitas untuk digembleng dalam persiapan menuju Pra-PON, dengan tidak mengabaikan pendampingan pembinaan para junior yang telah memperlihatkan tanda-tanda menuju kualitas permainan.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.