Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Suwandi Segera ke Jakarta

Ketut Suwandi
Ketut Suwandi

Denpasar, Bali Tribune

Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengaku telah mendengar adanya pernyataan dari Kemenpora bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja II/2017 Jawa Tengah kemungkinan ditiadakan. Namun itu baru sebatas statemen dan belum ada surat resmi.

“Karena itu kami berencana ke Jakarta untuk mendengarkan langsung dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan juga KONI Pusat terkait statemennya itu,” ujar Ketut Suwandi dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Rabu (12/10).

Sebagaimana tersiar, Kemenpora melalui Kepala Komunikasi Publik Gatot S Dewa Broto menyampaikan bahwa PON Remaja II di Jawa Tengah kemungkinan ditiadakan karena event itu berdekatan dengan ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), yang juga diselenggarakan di Semarang, Jateng, 2017 mendatang.

Dia juga menyampaikan bahwa efisiensi anggaran sebagai alasan untuk pembatalan PON Remaja II, selain juga dari sisi cabang olahraga, event Popnas lebih banyak mempertandingkan cabang olahraga ketimbang PON Remaja II yang dinilai tidak terlalu signifikan untuk jenjang berikutnya.

Ketut Suwandi mengatakan, dirinya juga telah mendengar informasi secara lisan terkait kemungkinan Kemenpora meniadakan gelaran PON Remaja II itu. Bagaimanapun, lanjut dia, yang diperlukan adalah surat resmi untuk dijadikan acuan apakah PON Remaja ditiadakan atau tidak.

“Saya kira KONI seluruh Indonesia juga perlu kejelasan terkait isu pembatalan itu, makanya kami berencana terbang ke Jakarta untuk membicarakan sekaligus mengetahui masalah ini,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam persiapan awal PON Remaja II, baik KONI Bali maupun cabor sudah mempunyai program yang sudah dipersiapkan agar tidak melenceng.

“Ada beberapa cabor yang juga sudah melakukan persiapan untuk PON Remaja II ini. Nah, hal inilah yang harus dicari tahu agar semuanya tidak sia-sia jika memang PON Remaja II itu dibatalkan. Segera mungkin kami akan informasikan begitu mengetahui kejelasannya,” tutup Suwandi.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bapenda Denpasar Gencarkan Klaster Digital, ASN Dilarang Nunggak Pajak

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus melakukan berbagai terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Bapenda kini mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk menjadi contoh dalam ketaatan membayar pajak melalui kanal digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ASN Hingga TNI/Polri Dikerahkan Atasi Tumpukan Sampah di Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mengerahkan ratusan personel gabungan dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri untuk menangani tumpukan sampah di seputaran Tabanan. Pengerahan ini dilakukan pada Selasa (5/5/2026) sore di sekitar 20 titik lebih lokasi, baik di Kecamatan Tabanan maupun di Kediri.

Baca Selengkapnya icon click

Imigrasi Jaring 62 WNA Pelanggar Aturan di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Sebanyak 62 warga negara asing (WNA) terjaring dalam operasi "Patroli Keimigrasian Dharma Dewata" yang digelar jajaran Imigrasi di wilayah Bali selama 20 hari terakhir. Puluhan WNA tersebut kedapatan melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal hingga keterlibatan dalam aktivitas ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Propam Polda Bali Periksa Personel Polres Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Pengawasan sekaligus penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polres Jembrana kembali dilaksanakan Selasa (5/5/2026). Kali ini dilakukan langsung tim dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali. Selain pemeriksaan menyeluruh, juga dilaksanakan test urine.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.