Suwirta Sambut Kunjungan Ketua MPR RI | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 22 September 2021
Diposting : 23 December 2020 21:53
I Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bali Tribune / KUNJUNGAN - Bupati Suwirta sambut kunjungan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Puri Den Bencingah, Desa Akah )

balitribune.co.id | SemarapuraBupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyambut kunjungan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di kediaman Ketua FKUB Provinsi Bali, Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet di Puri Den Bencingah, Desa Akah, Klungkung, Rabu (23/12). Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dengan anggota FKUB Bali.

Turut menyambut kedatangan pejabat dari Partai Golkar ini, Ketua FKUB Provinsi Bali, Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet, Komandan Kodim 1610/Klungkung, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali, Jajaran FKUB Bali serta organisasi Forpela dan Forgimala.

Bupati Suwirta mengucapkan selamat datang di Kabupaten Klungkung. Klungkung sebagai kabupaten terkecil namun menjadi titik yang terbesar di Bali karena merupakan pusat kebudayaan Bali dan merupakan kabupaten raja di raja. Selaku Pemerintah Daerah, Bupati Suwirta mengaku telah berusaha selalu berada ditengah tengah umat. Berkat semangat Gema Santi pula, Klungkung dinobatkan menjadi Kabupaten peduli HAM enam kali berturut turut.

Sementara itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengakui kerukunan dan toleransi umat beragama di Bali sangat tinggi. Dirinya merasa Bali memiliki sebuah aura yang berbeda dan mendamaikan. Selain itu Bali yang memiliki rasa toleransi yang tinggi mengakibatkan banyak wisatawan ingin berkunjung dan menetap di Bali "Setiap mendarat di Bali, saya merasakan suasana yang berbeda. Ada suatu aura yang membuat perasaan ini damai. Sehingga saya pun berkeinginan menghabiskan sisa hidup dan menetap di Pulau Bali tepatnya di Kabupaten Klungkung ini ujar." Politkus yang kerap di sapa Bamsoet.

Menurutnya tugas pemerintah ke depan akan semakin berat, dimana tantangan kedepan adalah teknologi yang tidak bisa dibatasi dan bisa diakses oleh siapapun. Ideologi Pancasila yang diakui dunia mampu mempersatukan bangsa indonesia yang memiliki jumlah penduduk terbesar ke 5 dunia, terdiri dari 6 agama dan puluhan aliran kepercayaan serta ratusan suku dan ras. Dirinya pun mengingatkan untuk senantiasa menjaga Persatuan NKRI.