Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tahun Ini, Pujawali di Pura Uluwatu Dilaksanakan Dua Kali

Bali Tribune/ UPACARA - Wabup Suiasa saat menghadiri Upacara Ngaturang Bendu Guru Piduka di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (23/3/2021).
balitribune.co.id | Mangupura - Pelaksanaan pujawali di Pura Luhur Uluwatu tahun ini dilaksanakan 2 kali yaitu pada tanggal 6 April dan 30 November 2021. Pada Selasa (23/3), telah dilaksanakan upacara ngaturang Bendu Guru Piduka di pura tersebut. 
 
Upacara dipuput oleh Ida Padanda Gede Sari Arimbawa dari Griya Sari Denpasar dan dihadiri Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta, Pelingsir Puri Agung Jero Kuta I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, semeton Jero Celagigendong Denpasar serta Pemangku dan masyarakat pengempon Pura.
 
Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta menyatakan, upacara ngaturang Bendu Guru Piduka ini tiada lain adalah untuk menghaturkan sembah subakti dan permohonan kehadapan Ida Betara dan Betari Sesuhunan sane Meligia di Pura Luhur Uluwatu dengan harapan semoga setelah pujawali yang dilaksanakan tidak terjadi sesuatu yang tidak diharapkan bersama mengingat pelaksanaan pujawali biasanya bertepatan dengan Anggara Kasih Medangsia. 
 
Dikatakan, setelah dilaksanakannya parum bersama para pemanguku pura, prajuru, Penglingsir Jro Kuta dan Puri Celagigendong serta Saba Desa dan Kerta Desa diputuskan bersama untuk pelaksanaan pujawali di Pura Luhur Uluwatu tahun ini dilaksanakan 2 kali yaitu pada tanggal 6 April dan 30 November 2021.
“Kami berharap para pemedek krama dapat menghaturkan sembah dan pelaksanaan pujawali dapat berjalan lancar dan penuh kedamaian,” ujarnya.
 
Namun karena masih dalam suasana pandemi, Sumerta yang juga Ketua Komisi IV DPRD Badung meminta Pemkab Badung memprioritaskan pemberian vaksinasi kepada pemuka adat dan agama yang akan “ngayah” di Pura Uluwatu.
 
”Mengingat pelaksanaan Pujawali masih di tengah pandemi Covid-19, kami memohon kepada Pemerintah Kabupaten Badung untuk dapat memprioritaskan para prajuru, pemangku dan pengayah ring Pura luwur Uluwatu untuk segera menerima vaksin," harap Sumerta.
 
Sementara Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa berharap agar pelaksanaan Pujawali yang akan dilaksanakan pada 6 April dan 30 November 2021 yang akan datang berjalan dengan lancar.
 
“Pujawali ini merupakan suatu kewajiban kita selaku umat sedharma untuk ngerastiti bhakti kehadapan Ida Hyang Parama Kawi, semoga apa yang kita lakukan ini mendapatkan berkah bagi kita semua yaitu kedamaian, kerahayuan hati bagi para pemedek dan kesejahteraan bagi alam Bali dan seisinya,” ujarnya.
 
Suiasa yang juga asal Pecatu ini pun mengingatkan pelaksanaan pujawali di tengah pandemi Covid-19 ini agar tetap mematuhi Prokes dengan menyiapkan alat pencuci tangan di setiap sudut areal pura.
 
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Badung dan Dinas Kesehatan akan segera turun ke lapangan dan memberikan vaksin bagi Jero Mangku dan Prajuru serta panitia Pujawali Pura Luhur Uluwatu. Ini menjadi prioritas utama mengingat pelaksanaan Pujawali sudah dekat. Beliau-beliau terlibat secara langsung. Kami tidak ingin muncul klaster baru,” jelasnya.
 
Bagi masyarakat atau pemedek juga diingatkan untuk tetap memakai masker dan menaati Prokes demi kepentingan keselamatan bersama. 
 
“Kami berharap semoga melalui pelaksanaan pujawali dengan puja dan doa yang kita panjatkan bersama, pandemi ini segera bisa berakhir. Kasihan masyarakat sudah terlalu lama  diselimuti pandemi ini. Dengan pemberian vaksin dan kedisiplinan masyarakat dapat memberikan makna arti hidup ke depan tanpa Covid-19 lagi," pungkasnya. 
wartawan
I Made Darna
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.