Tahun Ini, Pujawali di Pura Uluwatu Dilaksanakan Dua Kali | Bali Tribune
Bali Tribune, Kamis 15 April 2021
Diposting : 25 March 2021 07:36
I Made Darna - Bali Tribune
Bali Tribune/ UPACARA - Wabup Suiasa saat menghadiri Upacara Ngaturang Bendu Guru Piduka di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (23/3/2021).
balitribune.co.id | Mangupura - Pelaksanaan pujawali di Pura Luhur Uluwatu tahun ini dilaksanakan 2 kali yaitu pada tanggal 6 April dan 30 November 2021. Pada Selasa (23/3), telah dilaksanakan upacara ngaturang Bendu Guru Piduka di pura tersebut. 
 
Upacara dipuput oleh Ida Padanda Gede Sari Arimbawa dari Griya Sari Denpasar dan dihadiri Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta, Pelingsir Puri Agung Jero Kuta I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, semeton Jero Celagigendong Denpasar serta Pemangku dan masyarakat pengempon Pura.
 
Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta menyatakan, upacara ngaturang Bendu Guru Piduka ini tiada lain adalah untuk menghaturkan sembah subakti dan permohonan kehadapan Ida Betara dan Betari Sesuhunan sane Meligia di Pura Luhur Uluwatu dengan harapan semoga setelah pujawali yang dilaksanakan tidak terjadi sesuatu yang tidak diharapkan bersama mengingat pelaksanaan pujawali biasanya bertepatan dengan Anggara Kasih Medangsia. 
 
Dikatakan, setelah dilaksanakannya parum bersama para pemanguku pura, prajuru, Penglingsir Jro Kuta dan Puri Celagigendong serta Saba Desa dan Kerta Desa diputuskan bersama untuk pelaksanaan pujawali di Pura Luhur Uluwatu tahun ini dilaksanakan 2 kali yaitu pada tanggal 6 April dan 30 November 2021.
“Kami berharap para pemedek krama dapat menghaturkan sembah dan pelaksanaan pujawali dapat berjalan lancar dan penuh kedamaian,” ujarnya.
 
Namun karena masih dalam suasana pandemi, Sumerta yang juga Ketua Komisi IV DPRD Badung meminta Pemkab Badung memprioritaskan pemberian vaksinasi kepada pemuka adat dan agama yang akan “ngayah” di Pura Uluwatu.
 
”Mengingat pelaksanaan Pujawali masih di tengah pandemi Covid-19, kami memohon kepada Pemerintah Kabupaten Badung untuk dapat memprioritaskan para prajuru, pemangku dan pengayah ring Pura luwur Uluwatu untuk segera menerima vaksin," harap Sumerta.
 
Sementara Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa berharap agar pelaksanaan Pujawali yang akan dilaksanakan pada 6 April dan 30 November 2021 yang akan datang berjalan dengan lancar.
 
“Pujawali ini merupakan suatu kewajiban kita selaku umat sedharma untuk ngerastiti bhakti kehadapan Ida Hyang Parama Kawi, semoga apa yang kita lakukan ini mendapatkan berkah bagi kita semua yaitu kedamaian, kerahayuan hati bagi para pemedek dan kesejahteraan bagi alam Bali dan seisinya,” ujarnya.
 
Suiasa yang juga asal Pecatu ini pun mengingatkan pelaksanaan pujawali di tengah pandemi Covid-19 ini agar tetap mematuhi Prokes dengan menyiapkan alat pencuci tangan di setiap sudut areal pura.
 
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Badung dan Dinas Kesehatan akan segera turun ke lapangan dan memberikan vaksin bagi Jero Mangku dan Prajuru serta panitia Pujawali Pura Luhur Uluwatu. Ini menjadi prioritas utama mengingat pelaksanaan Pujawali sudah dekat. Beliau-beliau terlibat secara langsung. Kami tidak ingin muncul klaster baru,” jelasnya.
 
Bagi masyarakat atau pemedek juga diingatkan untuk tetap memakai masker dan menaati Prokes demi kepentingan keselamatan bersama. 
 
“Kami berharap semoga melalui pelaksanaan pujawali dengan puja dan doa yang kita panjatkan bersama, pandemi ini segera bisa berakhir. Kasihan masyarakat sudah terlalu lama  diselimuti pandemi ini. Dengan pemberian vaksin dan kedisiplinan masyarakat dapat memberikan makna arti hidup ke depan tanpa Covid-19 lagi," pungkasnya. 

Hukum & Kriminal

Terpopuler