Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tak Mampu Bayar BPJS, Ribuan Warga Badung Beralih ke PBI APBD, Diskes Sebut 125 Ribu Pekerja Penerima Upah Potensial Pindah Kepesertaan

Bali Tribune/ Kadis Kesehatan dr Nyoman Gunarta
Balitribune.co.id | Mangupura - Ribuan warga Kabupaten Badung yang memanfaatkan layanan kesehatan BPJS mandiri maupun dibayarkan perusahaan kini ramai-ramai pindah menggunakan layanan kesehatan Krama Badung Sehat (KBS). 
 
Sebagian besar warga yang mengalihkan kepesertaan dari BPJS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD ini adalah pekerja korban pemutusan hubungan kerja (PHK).  Dinas Kesehatan Kabupaten Badung pun memprediksi akan ada 125.000 lebih pekerja penerima upah yang potensial akan beralih segmen kepesertaan dari BPJS ke PBI APBD.
 
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Badung, dr Nyoman Gunarta menyatakan, Pemkab Badung memang menyediakan anggaran untuk pekerja yang kena PHK dan peserta mandiri yang tidak mampu melanjutkan pembayaran peserta secara mandiri sehingga bisa dibayarkan lewat APBD.
 
“Iya, pemerintah memang menyiapkan anggaran, bagi pekerja yang di PHK atau peserta (BPJS) mandiri kalau tidak mampu bayar agar mengalihkan kepesertaannya ke PBI APBD,” ujar dr Gunarta, Senin (18/5).
 
Sampai saat ini, pihaknya menyebut sudah ada sekitar 8.011 warga yang sudah pindah dari BPJS menjadi PBI APBD. “Sampai saat ini selama Maret -April 2020 ada sekitar 8.011 orang yang pindah ke PBI APBD,” katanya.
 
Dengan pindahnya iuran kepersertaan ke PBI APBD otomatis, Pemkab Badung harus menanggung semua iuran layanan kesehatan warga tersebut. “Nanti semua (yang pindah, red) masuk sebagai PBI APBD,” tegas Gunarta.
 
Mantan Dirut RSD Mangusada Badung ini pun menyebut ada 125.000 lebih Pekerja Penerima Upah yang potensial akan beralih segmen kepesertaannya. “Tidak masalah pindah. Pemerintah sudah  menyiapkan anggaran,” jelasnya.
 
Selama ini Pemkab Badung sudah membayar untuk peserta PBI APBD sebesar 42.000 perbulan. Untuk anggaran pembayaran ini Pemkab Badung sudah mengkucurkan Rp 336 juta lebih sesuai jumlah warga yang bertambah.
 
“Untuk peserta PBI APBD di Badung, sampai awal Mei 2020 kami catat ada sebanyak 211.204 orang yang menerimanya. Mungkin data ini bisa saja bertambah,” tukasnya.  
wartawan
I Made Darna
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.