Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tak Terkendali, Penyebaran PMK Ditemukan Hampir Disemua Desa di Karangasem

Bali Tribune / PETERNAKAN - Nampak salah satu peternakan sapi di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku, di Kabupaten Karangasem makin tak terkendali, kendati demikian Dinas Pertanian terus mengebut pelaksanaan vaksinasi PMK dengan menyasar tiga Kecamatan, masing-masing Kecamatan Karangasem, Kubu dan Rendang. Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan menyebutkan, jika penyebaran wabah PMK sudah merata dan terjadi di hampir setiap desa di seluruh Kecamatan Karangasem.

Di Kecamatan Rendang, penyebaran PMK meluas terjadi di Desa Menanga, Desa Pempatan dan Desa Besakih. Dimana hampir semua desa di wilayah ini terjadi penularan PMK yang menyerang ternak sapi warga. “Saya melihara empat ekor pak, satunya masih sakit (terpapar PMK, sedangkan yang tiga ekor kondisinya sudah mulai membaik dan sudah mau makan,” ungkap Ni Nengah Ribek, salah satu Peternak di Banjar Besakih Kawan, Desa Besakih, Rendang, kepada media ini, Kamis (21/7).

Sebelumnya, sapi peliharaannya mengalami gejala PMK, yakni mulutnya melepuh dan luka pada bagian kuku yang dibarengi dengan kondisi sapi lemas dan tidak mau makan. Dikatakan dia, hingga saat ini belum ada petugas dari Dinas Pertanian yang melakukan vaksinasi di wilayah desanya. Sedangkan untuk pengobatan, dia dan peternak lainnya mencari dokter hewan untuk menyuntikkan obat dengan biaya sendiri. “Belum ada petugas yang melakukan vaksinasi disini. Itu dah saya gak mengerti kalau di Puragae dan Pempatan sudah pak,” sebutnya.

Selain Nengah Ribek, peternak lainnya di Banjar Kunyit, Desa Besakih, I Ketut Sukerti ketika ditemui media ini di kandang sapi miliknya menyebutkan jika satu ekor sapinya terpapar PMK. Saat ini, Sukerti memelihara enam ekor sapi. “Gejala ringan pak, dan sama anak saya sudah dibuatkan ramuan dari kunyit. Sekarang sudah sembuh!” bebernya. Sama dengan Nengah Ribek, Ketut Sukerti juga menanyakan soal kapan vaksinasi sapi di desanya akan dilaksanakan.

Sementara itu Medik Veteriner, Dinas Pertanian Karangasem, I Nengah Kepeng, menyebutkan jika sampai saat ini Dinas Pertanian terus melakukan percepatan vaksinasi PMK dengan menyasar tiga Kecamatan dengan populasi sapi terbesar di Karangasem, yakni Kecamatan Rendang, Karangasem dan Kubu. “Vaksinasi terus kita lakukan di tiga kecamatan. Sampai saat ini hampir 10.000 ekor lebih sapi yang sudah kita vaksinasi,” ucapnya.

Meski telah dilakukan percepatan vaksinasi PMK, namun penularan wabah PMK di Karangasem tergolong cukup cepat. “Kami menghimbau kepada peternak yang sapinya bergejala PMK dan sudah sembuh, agar tetap mengkarantina sapinya dan jangan sampai dibawa keluar apalagi dijual. Karena enam bulan setelah sembuh, baru bisa dilakukan vaksinasi PMK,” jelasnya.

wartawan
AGS
Category

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.