Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

tanah
Bali Tribune/SURVEI - Lokasi tanah merayap di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, disurvei oleh tim dari BMKG Wilayah III Denpasar.

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Muda BMKG Wilayah III Denpasar Fajar R Priyambada mengatakan, fenomena tersebut bukan karena faktor tektonik maupun patahan lempeng, tetapi murni karena kondisi tanah yang tidak stabil. “Sebelumnya tidak ada aktivitas gempa tektonik di wilayah itu. Di lokasi kami telah melakukan survei langsung dan pengukuran di lokasi selama dua hari,” ujar Fajar, Selasa (10/3/2026).

Terlebih di lokasi kejadian berada di kawasan lereng dengan karakteristik tanah yang relatif labil. Kondisi ini menjadi semakin rentan ketika terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan yang tinggi membuat tanah menjadi jenuh air sehingga memicu pergerakan tanah secara perlahan atau yang dikenal sebagai rayapan tanah. “Bukan jenis longsor yang langsung jatuh sekaligus, tetapi berupa rayapan tanah. Pergerakannya sedikit demi sedikit. Kondisi itu akan berubah jika ada pemicu seperti hujan yang cukup intens, pergerakan tanah bisa bertambah signifikan,” jelasnya.

Faktor lainnya yakni keberadaan aliran sungai di bagian bawah lereng juga diduga mempengaruhi stabilitas tanah. Debit air yang meningkat dapat menggerus bagian kaki lereng sehingga memicu penurunan tanah di bagian atas. “Di bawahnya ada aliran sungai. Ketika debit air besar, aliran itu bisa menggerus tanah di bagian bawah sehingga bagian atas ikut terpengaruh dan mengalami penurunan,” imbuh Fajar.

Dari hasil pengamatan di lapangan, penurunan tanah di beberapa titik mencapai sekitar 50 sentimeter. Retakan tanah juga terpantau memanjang sekitar 200 hingga 300 meter dan sebagian besar berada di sepanjang badan jalan desa. Hasil kajian BMKG, menurut Fajar masih bersifat sementara dan memerlukan analisis lanjutan. Data hasil survei nantinya akan dilaporkan kepada BPBD Buleleng dan dikaji bersama Ikatan Ahli Geologi Indonesia. “Kami masih perlu mengolah data untuk mengetahui ketebalan lapisan tanah yang tidak stabil. Dari situ nanti bisa diperkirakan potensi volume longsoran jika terjadi pergerakan yang lebih besar,” ucapnya.

Fenomena pergerakan tanah ini dilaporkan mulai terlihat sejak 11 Februari 2026. Namun penurunan menjadi lebih signifikan setelah hujan deras melanda wilayah tersebut pada rentang 23 hingga 27 Februari 2026. Adanya kerusakan badan jalan dan merembet ke halaman rumah warga, BMKG mengimbau masyarakat sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi memperparah pergerakan tanah. “Saat ini statusnya masih waspada. Warga diminta tetap berhati-hati, terutama jika terjadi hujan intens,” tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Terkait Aturan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Pemkab Tabanan Minta Kelonggaran

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah resmi mengajukan permohonan perpanjangan masa transisi terkait aturan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Upaya ini dilakukan melalui surat resmi serta kajian teknis yang dikirimkan kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Binakuda) untuk mengantisipasi dampak fiskal pada APBD 2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabel Optik Semrawut, Kominfosanti Tegur Pemilik Jaringan

balitribune.co.id I Singaraja - Para  pemilik jaringan kabel optik atau internet di Buleleng kembali mendapat sorotan. Ini setelah beberapa kasus mencuat akibat keberadaan kabel yang terpasang sembarangan. Bahkan nyaris membuat celaka setelah pengendara sepeda motor terjatuh akibat lehernya terlilit kabel yang melintang di salah satu ruas jalan di Kota Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Dua Website Pemkab Badung Diretas, Sempat Muncul Iklan Obat Aborsi dan Judi Online

balitribune.co.id I Mangupura - Dua website yang menggunakan subdomain resmi Pemerintah Kabupaten Badung mengalami serangan deface. Tampilan situs yang semestinya digunakan untuk menyajikan informasi pemerintahan justru diubah menjadi iklan obat aborsi dan judi online.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Kucurkan Hibah Rp1,7 Miliar Untuk Karya Agung di Pura Dalem Batubayan Abiansemal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Karya Agung di Pura Dalem, Banjar Batubayan, Desa Adat Batubayan, Kecamatan Abiansemal. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan hibah sebesar Rp1,7 miliar dari Anggaran Induk Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.