Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tanah Merayap di Sorga Mekar Rusak Rumah Warga, 2 KK Mengungsi

tanah merayap
Bali Tribune/ SOIL CREEP - Fenomena perayapan tanah (soil creep) melanda kawasan Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt sejak 11 Februari 2026.

balitribune.co.id I Singaraja -  Diduga akibat curah hujan tinggi dan faktor kelabilan tanah, terjadi fenomena perayapan tanah (soil creep) melanda kawasan Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng. Rayapan tanah sendiri merupakan salah satu bentuk dari longsor bergerak dengan lambat, namun memiliki daya rusak yang besar.

Akibat rayapan tanah tersebut sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Untuk memastikan keamanan warga, 2 KK dari 3 unit rumah yang mengalami kerusakan diminta mengungsi mengingat kondisi rumah sudah mengalami retak serius.

Kelian Banjar Dinas Sorga Mekar, Putu Karmita menyebut perayapan tanah yang melanda kawasan perumahan penduduk itu terjadi sejak 11 Februari 2026 lalu dan terus bergerak  memanjang dengan pola retakan yang makin melebar. “Panjang  retakan sudah mencapai puluhan meter lebih dengan lebar beragam ada yang mencapai 30 sentimeter bahkan lebih, “ungkap Karmita.

Untuk memastikan tingkat bahaya, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng sudah turun bersama Kepala Desa Lokapaksa untuk memeriksanya. Untuk sementara sebanyak 15 KK dengan 55 jiwa terdampak akibat pergerakan tanah tersebut. “Ya, sementara kami data yang terdampak langsung sebanyak 15 KK dengan 2 KK paling mengkhawatirkan karena rumahnya retak,” jelasnya, Kamis (5/3/2026).

Sebanyak 15 KK yang terdampak itu diantaranya, Gede Dana, Komang Budiasa, Made Taman, Kadek Darmada, Komang Kartika, Gede Arnawa, Kadek Suandana, Kadek Kamiasa, Komang Merta Yasa, Ketut Subawa, Komang Adi Yasa, Ketut Sudiarta, Komang Sekar, Made Karma dan Gede Andi Yasa. “Rumah Gede Dana dan Kadek Darmada sudah termasuk  rusak parah karena itu mereka diminta sementara mengungsi terutama pada malam hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Buleleng Gede Suyasa mengatakan, akibat persitiwa itu menyebabkan permukaan tanah turun mencapai 30-50 cm dan penyebabnya masih akan didalami. Pihaknya bersama tim dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja telah turun ke lokasi melakukan pemantauan. “BPBD dalam waktu 2 hari ini  akan mendatangkan ahli  Geologi untuk mengkaji lebih mendalam.  Tim dari Undhiksa akan ikut memberikan kajian dan turun bersama dengan tim Geologi,” ujarnya.

Dampak dari perayapan tanah itu, Suyasa menyebut sebanyak 3 unit rumah mengalami kerusakan. Dan selanjutnya akan dilakukan upaya mitigasi jika perayapan tanah terus berlangsung. “Camat Seririt bersama Perbekel akan melakukan langkah-langkah mitigasi kepada  warga jika kejadian tersebut terus  berlangsung,” tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Suara Tuhan di Rumah Rakyat

balitribune.co.id | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergemuruh oleh lautan massa aksi pada tanggal 27 Agustus lalu. Di bawah terik matahari, gelombang demonstran yang datang dari berbagai daerah khususnya elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendatangi rumah wakil rakyat  membawa tuntutan tajam yang mencerminkan kejenuhan publik terhadap darurat rasuah di tanah air.

Baca Selengkapnya icon click

OJK: SMPN 9 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Implementasi KEJAR Terbaik Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Menorehkan prestasi terbaik, SMP Negeri 9 Denpasar meraih penghargaan sebagai Sekolah Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Terbaik Nasional. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kelelawar Bersarang di DPRD Gianyar, Sekretariat Undang Pawang

balitribune.co.id I Gianyar - Beragam upaya sudah dilakukan pihak sekretariat DPRD Gianyar untuk mengusir  ribuan kelelawar yang selama bertahun-tahun bersarang di Gedung DPRD.  Penyemprotan dan upacara kandas, kali   pawang kelelawar asal Banyuwangi,  Aan Sirojudi alias Abah Aan diundang khusus untuk mengusir kelelawar tanpa harus memusnahkannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.