Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tangkal Penyebaran Hoax, Masyarakat Harus Bijak Memilah Informasi

Bali Tribune/ Praktisi media I Gde Suyadnyana



balitribune.co.id | Denpasar, Bali TribuneSarasehan bertajuk “Desain dan Media, Penanda Banyu Bening” mengisi agenda Pesta Kesenian Bali (PKB), Senin (4/7/2022).

Dalam kegiatan tersebut ditekankan tentang kebijaksanaan masyarakat dalam memilah informasi agar terhindar dari hoax.

Menghadirkan narasumber yang merupakan seorang praktisi media, I Gde Suyadnyana. Dalam kegiatan yang berlangsung daring tersebut, Ia mengatakan peran media kini sudah menjauh dari istilah “banyu bening”.
“Jika ditelusuri, di awal kehadiran media massa, layaknya seperti banyu bening atau air yang jernih, murni timbul dari hati nurani dan idealisme sang wartawan (jurnalis) demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Desain-desain yang ditampilkan, khususnya media cetak dan elektronik, masih sangat sederhana namun penuh makna," ungkap Suyadnyana.

Akan tetapi, menurutnya dalam perkembangan dari masa ke masa, media justru menjadi ladang bisnis bahkan dimanfaatkan menjadi lahan politik. Ada pula pemilik media yang mendirikan partai politik hingga menjadi ketua parpol.

Disisi lain, media massa yang dulunya hanya berupa media cetak dan elektronik, dengan kemajuan teknologi informasi, menjadi tergerus oleh kehadiran media online dan media sosial.

Sayangnya, melalui media tersebut terbentuk pola-pola pemberitaan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Seperti misalnya dipakai untuk propaganda, menyebar fitnah atau mendiskreditkan orang-orang tertentu. Dimana itu bisa menimbulkan masalah-masalah turunan yang lebih besar.

“Celakanya, sebagian masyarakat lebih memilih membaca informasi, menonton konten settingan di media online yang tak teruji kebenarannya alias hoax, dimana selama ini banyak menimbulkan kegaduhan di masyarakat," katanya.

Maka, tak heran jika belakangan ini banyak muncul kasus-kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) hingga berujung pengadilan dan pemenjeraan.

Namun, Suyadnyana menyebut meski media online telah berkembang pesat, bagi sebagian orang khususnya kaum intelektual dan orang-orang tua, masih percaya dengan media cetak (surat kabar) karena menganggap masih kredibel dan patut dipercaya.

Tidak hanya media cetak, media online pun sudah banyak yang punya izin dan diverifikasi Dewan Pers sehingga layak dipercaya masyarakat. Karena berita, foto maupun video yang disajikan telah memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik.

“Maka untuk menghindari kegaduhan, saatnya masyarakat Indonesia, khususnya Bali, lebih cerdas memilih media yang kredibel. Lebih baik kita membaca berita-berita yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain,” pesan Suyadnyana yang telah 36 tahun bergelut di dunia jurnalistik.

Sedangkan bagi media massa, kepercayaan atau citra yang baik sangat menentukan keberlangsungan media itu sendiri. “Media yang menyajikan berita-berita bohong dan merugikan masyarakat, niscaya akan ditinggalkan pembaca, pendengar, atau pemirsanya,” pungkas Suyadnyana.

wartawan
M3
Category

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.