Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tanpa Rapid Test dan Identitas, Warga Banyuwangi Nyelundup Lewat Jalur Tikus

Bali Tribune / MENYELUNDUP - Sekelompok warga Banyuwangi diamankan setelah berusaha menyelundup masuk Bali melalui jalur tikus di Pengambengan.

balitribune.co.id | Negara - Ditengah pembatasan penduduk masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, penduduk pendatang tanpa kelengkapan justru nekat masuk Bali melalui jalur tikus. Sekelompok warga luar Bali kembali diamankan Rabu (3/6) saat berusaha masuk Bali menggunakan sampan.

Ada saja ulah yang dilakukan warga luar Bali untuk bisa masuk Bali tanpa melalui jalur penyeberangan resmi. Seperti yang dilakukan lima orang warga Banyuwangi yang tidak memiliki surat-surat kelengkapan untuk bisa menyeberang ke Bali dari Pelabuhan Penyeberangan Ketapang. Kelima warga Banyuwangi ini justru menyeberang melalui jalur tikus yakni berlabuh di pelabuhan tradisional maupun pelabuhan perikanan.  

Untuk bisa ke Bali mereka berlayar menggunakan sampan fiber dari Pelabuhan Rakyat Blimbingsari, Banyuwangi. Mereka mengaku memulai pelayaran sekitar pukul 09.00 WIB dan hanya membutuhkan waktu 1,5 jam untuk bisa berlabuh di Pengambengan. Bahkan sampah nelayan ini juga mengangkut satu unit sepeda motor. Namun warga nelayan di pesisir Pengambengan curiga dengan adanya perahu sarat muatan tersebut.

Setelah nyandar di dermaga timur Kawasan PPN Pengambengan, Banjar Muduk, Desa Pengambengan, Negara, mereka bersama dua pemuda yang sudah menunggu di dermaga langsung di giring ke Kantor Perbekel Pengambengan. Kelima warga luar Bali tersebut yakni Abdul Holik (32), Rohimin (28), M, Ali Imron (27)serta dua orang tanpa KTP yakni nelayan pengangkut Suwindo (40) dan Rubai (54), semuanya tanpa kelangkapan.

Begitupula dua pemuda yang menunggu kiriman motor di dermaga, Danil Arifin dan Riski Wahyudi asal Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Negara juga diintrogasi petugas. Nelayan pengangkut, Suwindo mengaku ia hanya diminta membantu menyeberangkan karena tetangganya tersebut tidak memiliki kelengkapan untuk menyeberangan dari Pelabuhan Penyeberangan Ketapang. Namun ia berkilah saat ditanya ongkos.

“Saya hanya membantu saja” ujar nelayan ini. Sedangkan Rohomin mengaku apabila mereka melalui jalur resmi akan membutuhkan proses yang panjang dan menghabiskan biaya, “Kami sebelum hari raya pulang tapi baliknya ribet, mumpung tidak  tidak bayar. Di Jawa cari suratnya mahal” ujar pekerja pabrik material di Jimbaran ini. Sedangkan Kapolsek Kota Negara, AKP Sugriwo mengatakan tujuan mereka ke Bali untuk mencari pekerjaan.

Menurutnya terungkapnya duktang yang masuk Bali melalui jalur tikus ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya juga terungkap di Pantai wilayah Melaya beberapa hari lalu. “Mereka tidak dapat memenuhi syarat menyeberangan lewat Ketapang, mereka tidak membawa rapid test da nada tanpa KTP sehingga melalui jalur tikut. Kami koridinasikan dengan Dinas Sosial untuk dipulangkan ke daerah asalnya” paparnya.

Untuk mengamankan kebijakan Gubernur Bali dalam upaya percepatan penanganan covid-19 di Bali, pihaknya mengaku kini juga mengintensifkan pengawasan di jalur tikus seperti di pelabuhan perikanan maupun pelabuhan rakyat untuk mengantisipasi adanya pelaku perjalanan yang melalui jalur tidak resmi. “Dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup mereka berupaya dengan segara cara untuk bisa masuk Bali” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Motorku X Hadirkan Fitur Tukar Tambah, Ganti Motor Honda Kini Semakin Mudah dari Rumah

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan inovasi layanan digital bagi konsumennya melalui aplikasi Motorku X. Kali ini, fitur terbaru bertajuk Tukar Tambah resmi diluncurkan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang ingin mengganti motor lama dengan sepeda motor Honda terbaru tanpa harus datang langsung ke dealer.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Mulai Memasuki Puncak, Baru 29 Persen Pemudik Kembali ke Bali

balitribune.co.id | Negara - Arus balik Idulfitri 2026 mulai memasuki pucak pada H+4 Lebaran Kamis (26/3/2026). Terbukti, jumlah kendaraan dan orang di lintasan Ketapang–Gilimanuk terus mengalami peningkatan signifikan. Potensi gangguan kamtibmas terus diantisipasi di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster: Ekonomi Bali 2025 Tumbuh 5,82 Persen, Terbitkan Puluhan Regulasi Strategis demi Jaga Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali mencatat capaian kinerja ekonomi dan pembangunan makro yang sangat baik sepanjang tahun 2025. Berbagai indikator utama menunjukkan tren positif dan melampaui target nasional.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam pidato satu tahun kepemimpinannya di hadapan DPRD Provinsi Bali, Rabu (25/3), menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Bali mencapai 5,82 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Merawat Modal Sosial Bali

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), begitu aktif membangun komunikasi, solidaritas, dan kolaborasi demi menjamin kelancaran dan kenyamanan pelaksanaan Nyepi dan Idul Fitri yang tahun ini nyaris dirayakan secara bersamaan, terhitung beberapa kali Pak Koster menyelenggarakan pertemuan dengan para pemangku kepentingan demi menemukan cara yang elegan dan moderat untuk menyikapi situasi yang mengandung dan mengundang polemik itu.

Baca Selengkapnya icon click

Batal Dapat Hibah, Hadiah Tambahan Caka Fest 2026 Diubah Jadi Tunai, Cair November

balitribune.co.id | ​Mangupura - merintah Kabupaten (Pemkab) Badung memutuskan untuk mengubah format hadiah tambahan bagi pemenang dan peserta lomba ogoh-ogoh Badung Saka Fest 2026. Hadiah yang semula direncanakan dalam bentuk dana hibah, kini resmi diganti menjadi uang tunai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.