Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tanpa Valen, Pertina Denpasar Optimis Raih 3 Medali, Kejuaraan Tinju Gubernur Cup NTB

KONI
GUBERNUR CUP - Ketum KONI Denpasar IB Toni Astawa dan Ketua Pertina Denpasar Made Muliawan berpose bersama petinju dan pelatih yang akan dikirim ke Gubernur Cup NTB.

BALI TRIBUNE - Petinju Denpasar Kamis (7/12) dilepas menuju Kejuaraan Tinju Gubernur Cup Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dimulai Sabtu (9/12). Acara pelepasan atlet langsung dilakukan oleh Ketua Umum KONI Denpasar, IB Toni Astawa, di Gedung KONI Denpasar.

Pada kesempatan itu, IB Toni Astawa mengaku optimis akan apa yang diraih oleh para atlet dari Pertina Denpasar di ajang Gubernur Cup NTB, nantinya. Dirinya juga menaruh harapan kepada seluruh petinju Denpasar agar bisa bertanding dengan penuh semangat dan sportivitas tinggi.

Terlebih, kata dia, dengan kepengurusan yang baru di Pertina Denpasar yang penuh semangat di bawah kepemimpinan Made Muliawan yang akrab disapa De'Gadjah, setidaknya dapat menjadi pelecut para atlet tinju untuk membawa medali demi nama Kota Denpasar khususnya dan tentunya untuk Bali.

"Saya yakin dan optimis dengan melihat semangat atlet dan pengurus Pertina Denpasar, harapan untuk target perolehan  medali di Gubernur Cup bisa tercapai," ucap Gus Toni yang tidak muluk-muluk berharap ada 1 emas bisa dibawa pulang.

Sementara itu Ketua Pertina Denpasar, Made Muliawan yang terus hadir mendampingi para petinjunya, meyakinkan masih tetap berkomitmen agar para atletnya bisa membawa nama baik Denpasar dan tentunya untuk Bali di ajang Gubernur Cup NTB tersebut.

"Target masih tetap sama seperti sebelumnya. Setidaknya bisa dapat membawa pulang tiga medali. Harapan minimal 1 emas," kata Muliawan yang juga anggota DPRD Kota Denpasar ini.

Tim tinju Pertina Denpasar yang semula mengirimkan enam petinju terbaiknya, terpaksa harus berkurang satu. Itu setelah Valentinus Nahak yang memperoleh medali perak di kelas 52 kg saat kejurnas di Bangka Belitung, terpaksa tidak ikut lantaran sudah harus menjalani Pemusatan Latihan (TC) di Manado untuk persiapan Asian Games 2018.

"Tidak ada masalah dengan atlet. Walau berkurang satu, target kami tetap 3 medali untuk tim Denpasar, Bali," Tegas De'Gadjah.

Lanjutnya, saat ini seluruh atlet yang akan diberangkatkan dalam kondisi prima dan siap tanding. Terlebih dengan beberapa pertandingan sebelumnya di porprov dan kejurnas di Bangka Belitung, menambah kesiapan mental bagi atlet untuk tampil di NTB, Sabtu besok.

“Kami memiliki petinju-petinju berkualitas dan memiliki jam terbang yang cukup padat di level nasional. Jadi optimis target 3 medali dibawa pulang,” ujarnya.

Enam petinju Denpasar yang dikirim ke ajang tersebut, satu di antaranya bertanding di kelas youth dan lainnya di kelas elit senior. Mereka adalah Ipin kelas layang ringan (46 kg), Ferdi kelas layang (49 kg), Maksi kelas bantam ringan (56 kg), Goris kelas 64 kg, dan Jacky Riwu kelas bantam (60 kg), untuk kelas ini dibatasi umurnya maksimal 25 tahun. Sedangkan satu petinju youth atau remaja yakni Edward Putu Anggito yang turun di kelas layang (45 kg).

“Khusus Anggito memang turun di kelas layang 45 kg karena kategorinya youth. Persiapan yang telah kami lakukan juga sudah matang, dan ditangani pelatih Julianus Leo Bunga sekarang ini. Saya yakin petinju kami akan tampil maksimal," aku Ketua Pertina Denpasar yang tidak pernah absen ikut berlatih tinju bersama.

Diajang Gubernur Cup NTB, Ia  berharap agar para wasit dan juri yang memimpin nantinya menjalankan tugas dengan objektif dan tidak berat sebelah atau merugikan petinju yang memang layak juara.

wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.