Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tanty Kurnia Dewantara Jadi Ibu Raksakarini Sri Sena IX/Udayana

Bali Tribune/ Istri Pangdam IX/Udayana Tanty Kurnia Dewantara dikukuhkan oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara menjadi Ibu Asuh Korps Wanita Angkatan Darat.
Balitribune.co.id | Denpasar - Bertempat di Aula Udayana Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa (29/9), istri Pangdam IX/Udayana Tanty Kurnia Dewantara diangkat sekaligus dikukuhkan oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara menjadi Ibu Asuh Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Daerah, dengan sebutan Ibu Raksakarini Sri Sena Daerah, yang mempunyai tugas secara khusus membantu Pangdam dalam pembinaan prajurit wanita.
 
"Selaku Ibu Raksakarini Sri Sena IX/Udayana, saya mohon doa restu, agar dapat membantu memberikan bimbingan dan pembinaan kepada para prajurit wanita di jajaran Kodam IX/Udayana, khususnya untuk hal-hal yang berkaitan dengan bidang kewanitaan dalam rangka ikut berperan serta turut mengabdi kepada bangsa dan negara yang kita cintai. Sekaligus dapat mengimplementasikan kepercayaan ini demi kemajuan Kowad Kodam IX/Udayana," ujar Tanty.
 
Pihaknya berharap kepada seluruh prajurit wanita Kodam IX/Udayana, agar selalu berpegang teguh pada "Sad Satya Sri Sena" atau "Enam Janji Kesetiaan Prajurit Wanita". Pertama, senantiasa berpedoman pada Sapta Marga dalam bersikap, bertutur kata, dan bertindak. 
 
Kedua, mematuhi tata susila sebagai wanita Indonesia, dan ketiga, menjunjung tinggi nama dan kehormatan Korps Prajurit Wanita. Keempat, memegang teguh janji, dan kelima, memiliki kejujuran, serta keenam, bertanggung jawab atas perkataan dan tindakannya.
 
“Kepada adik-adik Kowad, meskipun dilatih secara keras, tetapi kodrat kewanitaan tetap dituntut dan kelak akan menjadi seorang istri dan ibu yang harus mendukung suami dan mengurus segala urusan rumah tangga, termasuk pengasuhan anak,” pesan Tanty.
 
Pada kesempatan itu, Perwira Koordinator (Pakor) Kowad  Kodam IX/Udayana Letkol Cku Elia Saptawati, SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa personel Kowad Kodam IX/Udayana saat ini berjumlah 138 orang, dan dalam pembinaan karier sesuai dengan perkembangan organisasi serta upaya peningkatan SDM. Kowad Kodam IX/Udayana juga berkesempatan untuk menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi seperti, Diklapa II dan penugasan luar negeri.
 
Selanjutnya, Pangdam IX/Udayana selaku Pembina Kowad Kodam IX/Udayana mengajak Aspers Kasdam IX/Udayana (selaku Pembina Harian Kowad) akan mengundang Kowad Kodam IX/Udayana dalam suatu acara, untuk mengetahui berbagai potensi yang dimiliki oleh para Kowad Kodam IX/Udayana.
 
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya, Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam dan para Asisten Kasdam IX/Udayana dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah IX/Udayana bersama pengurus serta anggota Kowad Kodam IX/Udayana. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus Pura Kawitan Tangkas Koriagung Somasi Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.id | Semarapura - Konflik kewenangan antara lembaga adat desa dan pengurus soroh / kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung.

Pengurus (Prajuru) Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan Surat Somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.