Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Target “Hattrick” di Stadion Dipta

Bali Tribune/ MENANG-Pelatih Kepala Bali United, Stefano Cugurra dan Made Andhika Wijaya menargetkan menang lawan Persija malam nanti.
balitribune.co.id | Gianyar - Perubahan jadwal dari tandang menjadi kandang Bali United kontra Persija Jakarta, boleh jadi bakal dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra untuk meraup kemenangan tiga kali berturut-turut (hattrick).
 
Kepada wartawan di Kompleks Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Kamis (30/5), pelatih yang karib disapa Teco ini sangat berharap penggawanya tampil maksimal menghadapi Persija dalam pekan ketiga Liga 1, Jumat (31/5) malam nanti.
 
“Tren positif telah dicapai anak-anak dengan memenangi laga dua kali di kandang melawan Persebaya dan Bhayangkara. Saya berharap besok (malam nanti,red) anak-anak bisa mengamankan poin penuh untuk ketiga kalinya,” ujarnya.
 
Didampingi salah seorang pemainnya, Made Andhika Wijaya, Teco mengatakan seluruh pemainnya sudah siap tempur dan tinggal menentukan siapa saja besok yang bakal menjadi line up. Pelatih asal Brazil ini menambahkan, sebagai mantan pelatih Persija dua tahun, ia mengaku tahu siapa yang bagus dan siapa yang kurang dan ini akan dimanfaatkan sebagai masukan untuk menyusun strategi bermain malam nanti.
 
Sementara Andhika mengatakan ia dkk akan kerja keras menghadapi Persija. Ia juga bakal mengawal ketat pemain Persija yang mendekati lini pertahanan Bali United. “Pemain Persija semuanya berbahaya, jadi tidak boleh hanya konsentrasi mengawal satu pemain, tetapi siapa yang mendekati pertahanan kami, harus dimatikan pergerakannya,” katanya.
 
 Andhika juga siap berjibaku meski harus bertemu dengan winger lawan seperti Rico Simanjuntak dan Novri Setiawan. “Saya sudah sering bertemu dengan dua pemain itu, tapi memang keduanya memiliki kecepatan. Tapi saya siap bersaing dengan keduanya,” sebut Andhika.
 
Sementara pelatih Persija, Ivan Kolev mengeluhkan dengan pendeknya laga yang dijalani sejak awal kompetisi. “Kami hanya memperoleh waktu 4 hari dari pertandingan demi pertandingan. Kami tidak memiliki waktu recovery untuk para pemain kami. Kenapa harus selalu Persija mengalami ini,” keluhnya.
 
Akibatnya, lanjut Ivan Kolev, para pemainnya selalu dihadapkan dalam kondisi tidak fit, meski tekad tetap ingin menang. “Motivasi saja tidak cukup jika recovery pemain kami kurang. Tapi kami berupaya untuk menang,” demikian Ivan Kolev.uni
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.