Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Target Menanti Sang Direktur

Bali Tribune / SELEKSI - Tahapan seleksi wawancara Calon Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Jembrana oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba Selasa kemarin. Berasarkan hasll selekasi I Gede Puriawan dinyatakan terpilih menjadi direktur anyar.

balitribune.co.id | Negara - Setelah beberapa bulan terjadi kekosongan, kini Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Amertha Jati Kabupaten Jembrana memiliki direktur definitive yang anyar. Setelah sejumlah tahapan seleksi dilakukan, akhirnya I Gede Puriawan terpilih sebagai direktur. Kinerjanya pun akan dievaluasi setiap tiga bulan.  

I Gede Puriawan akhirnya terpilih  sebagai  Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Amerta Jati Kabupaten Jembrana. Penetapan Anggota Kelompok Ahli (Pokli) Bupati Jembrana sebagai Direktur  Perumda Air Minum Kabupaten Jembrana ini berdasarkan hasil yang disampaikan Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang diketuai  akademisi Unud  Prof. Dr. Drs. I Wayan Ramantha, AK.,MM.,CPA. kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba

Berdasarkan Berita Acara Penetapan Hasil UKK Nomor : 14/UKK/XII/2022, klasifikasi nilai tertinggi diraih oleh I Gede Puriawan dengan 8,61 point mengungguli I Komang Budisantajaya 7,78 point dan terakhir I Ketut Yudiastawa 7,59 point. Saat sesi wawancara kandidat bertempat di Ruang VIP Kantor Bupati Jembrana ,Selasa (27/12),  Bupati I Nengah Tamba kembali menegaskan komitmennya seperti yang sudah disampaikan beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan akan memberikan rokomendasi sesuai dengan hasil penilaian yang sudah dilakukan oleh Panitia Pelaksana dan Tim UKK. Menurutnya ada  enam indikator yang menjadi  penilaian yang ditetapkan dalam proses seleksi yakni pengalaman, keahlian, integritas dan moral, kepemimpinan, pemahaman atas penyelenggaraan pemerintahan dan dedikasinya.

"PDAM (Perumda Air Minum) mempunyai tugas berat kedepan,” ungkapnya.

“Saya membutuhkan orang-orang yang benar-benar mau bekerja di PDAM,” imbuhnya. Selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) ia akan memantau kinerja direktur. Bahkan ia mengaku tidak segan melakukan evaluasi apabila kinerjanya tidak sesuai harapan. "Kita akan evaluasi setiap triwulan. Kalau satu tahun tidak berjalan sesuai harapan saya akan evaluasi. Kalau memang aturan memungkinkan untuk mengganti direksi, ya kita ganti direksi itu," tegasnya.

Bupati Tamba menambahkan menargetkan peningkatkan pelayanan konsumen terutama warga yang masih kesulitan air bersih akibat banjir bandang Oktober lalu. "Layanan kepada masyarakat harus maksimal, terutama yang terdampak banjir kemarin masih banyak yang belum tertangani, Saya kasih waktu selama tiga bulan harus clear semua, setelah itu baru kita targetkan PAD untuk 2024," tandas politiasi asal Banjar Peh, Desa Kaliakah ini.

I Gede Puriawan yang terpilih sebagai Direktur Perumda Air Minum yang baru mengatakan amanah menjadi direktur di perusahaan plat merah ini merupakan tanggungjawab yang besar. "Ini merupakan tanggungjawab yang besar. Sebelum melangkah kedepan harus melakukan beberapa evaluasi untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan internal kita, ada beberapa faktor yang harus kita perbaiki untuk mencapai peluang yang ada," jelasnya.

Pihaknya juga mengaku optimis perusahaan yang dipimpinnnya akan bisa memperoleh keuntungan pada tahun 2023. "Kita start di laporan kinerja tahun sebelumnya, kita start di 2023, artinya laporannya tahun 2022, disana akan kita lihat apakah merugi atau memperoleh untung, kalau rugi bagaimana kita memperkecil kerugian atau bahkan menjadi keuntungan," ujarnya. Pihaknya berharap hasil kinerja tahun 2023 juga sesuai dengan target yang diinginkan.

"2023 mudah-mudahan kita bisa untung. Target kita memang harus untung, untuk dapat menyetorkan sisa hasil usaha ke PAD. Start kita harus dengan baik yaitu mencapai keuntungan," harapnya Menanggapi apa yang disampaikan Bupati Jembrana mengenai evaluasi kinerja, pihaknya mangatakan hal tersebut memang sebuah keharusan. “Setiap tiga bulan kita laporkan keuangan dan kinerja kepada KPM sebagai bentuk evaluasi. Memang seharusnya seperti itu," tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.